Menu

Dark Mode
20 Ormas Gabung FORMAS, Hashim Bicara MBG Kontraktor Tagih Pembayaran Proyek SPPG, Klaim BGN Tunggak hingga Rp800 Miliar Michelle Wibowo Mangkir dari Panggilan Polisi, Laporan Natalia Rusli Berlanjut Kasus Dugaan Masuk Pekarangan Tanpa Izin yang Menjerat Japriyanto Naik ke Penyidikan Bantah Prabowo Hina Wartawan dan LSM, Fauka : Itu Penjelasan Modus Intelijen Asing Eksepsi Ditolak, Sidang Ratu Terduga Penipuan Investasi Rp5 Miliar Berlanjut

Megapolitan

Diduga Keracunan Spageti MBG, Siswa dan Orang Tua di Duren Sawit Tumbang

badge-check

Diduga Keracunan Spageti MBG, Siswa dan Orang Tua di Duren Sawit Tumbang Perbesar

SENTANANEWS.COM,  Jakarta – Sejumlah siswa dan guru di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, diduga mengalami keracunan makanan usai menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (2/4).

Salah satu orang tua korban berinisial Z mengatakan, peristiwa itu terjadi setelah anaknya bersama teman sekelas mengonsumsi menu spageti yang dibagikan di sekolah sekitar pukul 11.00 WIB.

Berbeda dengan menu sebelumnya yang kerap dibawa pulang, kali ini makanan langsung disantap di sekolah.

“Biasanya nasi dibungkus dan dibawa pulang, jarang dimakan di sekolah. Tapi kemarin menunya spageti, anak-anak banyak yang langsung makan di sekolah,” ujar Z saat dikonfirmasi, Jumat (3/4) malam.

Ia menjelaskan, menu yang disediakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berdsar informasi yang didapat terdiri dari spageti, tiga butir bakso, tahu iris, brokoli, oseng kacang panjang, wortel, dan jagung, serta buah berupa tiga buah stroberi.

Lebih lanjut Z mennerangkan, tidak hanya anaknya dan teman sekelas, sejumlah guru dan orang tua juga mengalami gejala serupa setelah mengonsumsi makanan yang dibawa pulang oleh anak mereka.

“Rata-rata demam, pusing. Ada yang muntah, diare, bahkan ada yang sesak,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan RSKD Duren Sawit dilaporkan sempat dipadati warga yang mengalami gejala keracunan.

Bahkan Z sempat hendak membawa anaknya ke Puskesmas Duren Sawit, namun urung karena kondisi penuh.

Sejumlah warga bahkan harus dialihkan ke fasilitas kesehatan lain hingga ke rumah sakit.

“Saya mau ke Puskesmas Duren Sawit, di sana penuh sama yang keracunan. Dialihkan ke puskesmas lain juga penuh, jadi banyak yang akhirnya ke rumah sakit,” ujarnya.

Ia juga menyebut, kasus ini diduga tidak hanya terjadi di satu sekolah. Karena berdasar informasi yang diterimanya, puluhan siswa dari beberapa sekolah lain di kawasan yang sama turut mengalami kejadian serupa.

“Gue kira anak kelas SDN 01 doang, ternyata SDN 09 sama SMA 91 juga banyak,” ucapnya.

Meski jumlah korban cukup banyak, Z dan puluhan orang tua lainnya mengaku belum memperoleh penjelasan resmi terkait sumber makanan dari pihak SPPG penyedia menu MBG tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Duren Sawit, Kompol Sutikno, saat dikonfirmasi terkait peristiwa ini menyarankan agar awak media langsung menanyakan kepada pihak penyelenggara MBG.

“Bang silakan tanya ke MBG-nya,” kata Sutikno melalui pesan WhatsApp, Jumat malam.(SN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
1

Bantah Prabowo Hina Wartawan dan LSM, Fauka : Itu Penjelasan Modus Intelijen Asing

25 July 2026 - 15:29 WIB

Gelar Aksi di DPR, Mahasiswa PTKIN Minta Kejaksaan Berbenah

10 July 2026 - 11:32 WIB

Lapas Narkotika Jakarta Gagalkan Penyelundupan 12 Paket Narkoba dalam Oseng Cumi

25 June 2026 - 06:49 WIB

Rutan Bandung Perketat Pengawasan, Ancam Sanksi Napi yang Simpan Ponsel dan Terlibat Narkoba

19 June 2026 - 06:02 WIB

MA Insan Cendekia Nusantara Resmi Berdiri, Cetak Generasi Berakhlak dan Mendunia

6 June 2026 - 14:07 WIB

Trending on Megapolitan