SENTANANEWS, JAKARTA | Sebanyak 10 loket penjualan tiket bus AKAP ditertibkan di area peron lantai dasar Terminal Bus Kampung Rambutan, Kamis (17/7). Penertiban dilakukan karena keberadaan mereka menyalahi peruntukan.
Kepala Terminal Bus Kampung Rambutan, Yulza Ramadhini mengatakan, total ada 10 loket bayangan yang ditertibkan di lantai dasar. Seluruhnya diminta melakukan aktivitas penjualan tiket bus AKAP di lantai dua karena sudah disiapkan ruangan khusus

“Ada 10 loket penjualan tiket bus AKAP yang kita tertibkan. Karena mereka berjualan di tempat yang bukan semestinya. Sudah disiapkan di lantai dua namun mereka malah berjualan tiket di lantai dasar,” papar Yulza
Menurutnya, awalnya para pemilik loket hanya mengajukan ijin untuk memasang meja di lantai dasar. Yakni untuk labeling koper atau tas penumpang tujuan daerah Sumatera.
Alasannya, jika koper dan tas mereka dibawa ke lantai dua merepotkan dan memberatkan. Alasan itulah akhirnya pihaknya menyetujuinya.
Namun ternyata seiring berjalannya waktu, mereka justeru menjual tiket di bawah. Khususnya untuk jurusan daerah Sumatera. Seperti Padang, Jambi, Riau, Palembang, Bengkulu dan sebagainya. Diduga mereka beroperasi sejak bulan April lalu. Karena itu pihaknya langsung menertibkan hari ini.
Diharapkan mereka lebih tertib lagi menjual tiket di lantai 2 yang telah disiapkan. Karena lantai dasar hanya untuk ruang tunggu atau peron bagi calon penumpang yang akan berangkat ke berbagai daerah maupun yang baru tiba dari daerah.
“Selain itu juntuk berjualan para pedagang binaan pengelola terminal,”pungkasnya (lyan)









