SENTANANEWS.COM, Jakarta-Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons kasus pemalakan yang disertai aksi perusakan mangkuk milik pedagang bakso oleh preman di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Peristiwa ini mencuat setelah video seorang pria diduga preman memecahkan mangkuk pedagang bakso viral di media sosial.

Pramono memastikan pelaku telah ditindak aparat pasca dirinya menghubungi Kepala Dinas Satpol PP untuk mengambil tindakan.
“Yang memalak dan memecahkan mangkok langsung ditangkap dan ditahan,” kata Pramono usai menghadiri Lebaran Betawi di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (11/4).
Pramono menilai kejadian itu sebagai dinamika yang tak terhindarkan di kota besar. Meski, kata dia, Jakarta masuk dalam kota kedua teraman di dunia.
“Jakarta ini yang menempatkan kota nomor dua teraman bukan gubernur, tetapi hasil survei dunia,” terangnya.
Namun ia menegaskan pemerintah akan bertindak tegas terhadap segala bentuk gangguan keamanan.
“Dengan penduduk lebih dari 11 juta, bahkan hampir 42 juta dengan aglomerasi menurut PBB, tidak mungkin semuanya adem ayem. Tapi yang seperti ini tentu segera kami tindak tegas,” ujarnya.
Sebelumnya aksi pemalakan yang dilakukan preman terjadi di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, viral di media sosial.
Dalam rekaman itu, pelaku tampak mengambil mangkuk dari gerobak dan menghantamkannya satu per satu hingga pecah, sambil terlibat adu mulut dengan pedagang.
Pedagang bakso dalam video tampak terdengar pasrah. “Pecahin. Pecahin aja enggak apa-apa. Nanti dikasih tanggal satu,” ucapnya.
Pelaku lalu menantang, “Pecahin? Pecahin?” sebelum kembali menghancurkan mangkuk-mangkuk pedagang bakso tersebut.(SN)









