Menu

Dark Mode
Berdalih Cari Kerja, Dua Pelaku Curanmor Diamankan Kasus Penipuan Rp 1,2 Miliar Berlarut, Dua Tahun Mengendap di Polres Jakarta Timur 1 Januari Deppen Dibubarkan Gusdur, Akhiri Pers Dikendalikan Negara Sambut Pergantian Tahun, RW 04 Dukuh Gelar Doa Bersama untuk Korban Bencana AGP Gelar Pasar Murah 2025 di Ratusan Titik, Bantu Jaga Daya Beli Warga Tak Bayar HPTU, 103 Kios Kena Coret

Militer

TNI Kerahkan 30 Ribu Prajurit Tangani Bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar

badge-check


					TNI Kerahkan 30 Ribu Prajurit Tangani Bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar Perbesar

SENTANANEWS.COM, Jakarta – TNI bergerak cepat. Tanpa menunggu. Tanpa menunda. Operasi kemanusiaan skala besar digelar serentak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

30.864 prajurit diturunkan. 70 alutsista digerakkan. Jalur udara, laut, dan darat dibuka habis-habisan.

“Jumlah pesawat angkut 18 pesawat, helikopter 36 helikopter, kapal TNI yang dilibatkan ada 16 kapal, 14 KRI dan 2 ADRI,” tegas Kapuspen TNI Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah di Lanud Halim Perdanakusuma, Sabtu (5/12).

Pengiriman bantuan dikebut. Tidak boleh ada jeda. Tidak boleh ada yang terhambat.

Total 1.265,61 ton logistik sudah meluncur. 271,39 ton lewat Halim, 26,22 ton lewat airdrop, 968 ton lewat laut.

Semuanya digeser nonstop demi membuka jalur bantuan.

Di titik-titik kritis, pembangunan 18 jembatan Bailey berlangsung agresif. Enam di Aceh, Delapan di Sumbar. Empat di Sumut.

“Jembatan ini akses vital yang terputus. Harus segera dibuka kembali,” tegas Freddy.

Untuk kebutuhan dasar, TNI menggelar 21 dapur umum dan dapur lapangan. Sembilan mobil RO ditebar ke wilayah pengungsian untuk menjamin pasokan air bersih. Tidak boleh ada titik yang kekurangan.

Sektor kesehatan juga dikebut. Akses ke RSUD Aceh Tamiang yang sebelumnya tertutup banjir sudah dibuka kembali oleh prajurit di lapangan.

“Alhamdulillah, perbaikan layanan publik terus dikerjakan prajurit-prajurit kita tanpa henti,” ujar Kapuspen.

Ia menegaskan komitmen negara dalam mendampingi masyarakat terdampak.

“Saya pastikan negara hadir, TNI hadir, untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, ” pungkasnya. (SN)

Read More

Kemhan Persempit Gerak Sindikat Nikel: Penyelundupan Terbongkar di Weda Bay

6 December 2025 - 15:46 WIB

Grand Final Tari Nusantara 2025 Usai, Pangdam Jaya: Budaya Adalah Identitas Bangsa

6 December 2025 - 01:35 WIB

Menhan hingga Keluarga Cendana Tinjau Pengungsi Banjir di Aceh

30 November 2025 - 00:25 WIB

Fauka Sebut Bendera Merah Putih Beda Makna dengan One Piece

10 August 2025 - 05:39 WIB

Lucky Korban Penyiksaan Prajurit TNI Dimakamkan di Kupang

10 August 2025 - 05:15 WIB

Trending on Militer