SENTANANEWS.COM, Jakarta — Gang Senggol di Kelurahan Tengah, Kramat Jati, Jakarta Timur, mendadak geger saat dua rumah warga ambruk dihantam hujan deras disertai angin kencang, Selasa sore sekitar pukul 16.30 WIB.
Suara kretek-kretek dari bagian atap jadi pertanda musibah. Ani Pancawati Ningrum, pemilik rumah, langsung panik dan berteriak meminta keluarganya keluar rumah.

“Pas kejadian tiba-tiba ada suara kretek-kretek, atap roboh. Saya langsung bilang anak untuk lari ke luar,” ujar Ani, Rabu (19/11).
Beruntung tiga kepala keluarga—total 11 jiwa—berhasil menyelamatkan diri sebelum atap benar-benar runtuh. Meski begitu, sejumlah perabot rumah rusak, termasuk buku sekolah anak-anak yang ikut terendam.
“Atapnya langsung ambruk semua. Sebelumnya memang sudah rusak dan bocor. Kalau angin kencang itu pasti bunyinya seperti mau terhempas,” kata Ani.
Karena kondisi rumah sudah tak layak huni, seluruh penghuni kini mengungsi ke sebuah rumah kosong milik warga tak jauh dari lokasi. Mereka berharap ada bantuan cepat dari pemerintah.
“Harapannya bisa segera diperbaiki. Enggak enak juga kalau lama-lama tinggal di rumah orang,” tuturnya.
Pemerintah dari Kelurahan Tengah sudah turun meninjau lokasi. Petugas PPSU dikerahkan membersihkan puing-puing atap yang berserakan.
Sementara untuk perbaikan rumah, pihak kelurahan akan mengajukan bantuan ke Baznas Bazis Jakarta Timur melalui program bedah rumah.
Musibah ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kondisi atap yang mulai rusak bisa berubah menjadi ancaman serius saat cuaca ekstrem datang.(SN).









