Menu

Dark Mode
Lahan Jadi Vihara dan Sekolah, Korban Tagih Progres Penyidikan ke Bareskrim Dokumen Baru Masuk, Bareskrim Disebut Dalami Laporan Linda Susanti TNI Kerahkan 30 Ribu Prajurit Tangani Bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar Kemhan Persempit Gerak Sindikat Nikel: Penyelundupan Terbongkar di Weda Bay Grand Final Tari Nusantara 2025 Usai, Pangdam Jaya: Budaya Adalah Identitas Bangsa Linda Laporkan Penyitaan Rp700 Miliar ke Dewas KPK

Megapolitan

2 Rumah di Kramat Jati Ambruk Dihajar Hujan Angin, 11 Warga Kabur Selamat

badge-check


					Rumah ambruk di Kranat Jati (sentananews.com) Perbesar

Rumah ambruk di Kranat Jati (sentananews.com)

SENTANANEWS.COM, Jakarta — Gang Senggol di Kelurahan Tengah, Kramat Jati, Jakarta Timur, mendadak geger saat dua rumah warga ambruk dihantam hujan deras disertai angin kencang, Selasa sore sekitar pukul 16.30 WIB.

Suara kretek-kretek dari bagian atap jadi pertanda musibah. Ani Pancawati Ningrum, pemilik rumah, langsung panik dan berteriak meminta keluarganya keluar rumah.

“Pas kejadian tiba-tiba ada suara kretek-kretek, atap roboh. Saya langsung bilang anak untuk lari ke luar,” ujar Ani, Rabu (19/11).

Beruntung tiga kepala keluarga—total 11 jiwa—berhasil menyelamatkan diri sebelum atap benar-benar runtuh. Meski begitu, sejumlah perabot rumah rusak, termasuk buku sekolah anak-anak yang ikut terendam.

“Atapnya langsung ambruk semua. Sebelumnya memang sudah rusak dan bocor. Kalau angin kencang itu pasti bunyinya seperti mau terhempas,” kata Ani.

Karena kondisi rumah sudah tak layak huni, seluruh penghuni kini mengungsi ke sebuah rumah kosong milik warga tak jauh dari lokasi. Mereka berharap ada bantuan cepat dari pemerintah.

“Harapannya bisa segera diperbaiki. Enggak enak juga kalau lama-lama tinggal di rumah orang,” tuturnya.

Pemerintah dari Kelurahan Tengah sudah turun meninjau lokasi. Petugas PPSU dikerahkan membersihkan puing-puing atap yang berserakan.

Sementara untuk perbaikan rumah, pihak kelurahan akan mengajukan bantuan ke Baznas Bazis Jakarta Timur melalui program bedah rumah.

Musibah ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kondisi atap yang mulai rusak bisa berubah menjadi ancaman serius saat cuaca ekstrem datang.(SN).

Read More

Jaktim Fest 2025 Sisipkan Doa Bersama untuk Korban Bencana Sumatera

29 November 2025 - 13:57 WIB

Alumni Tunarungu SLB 01 Jakarta Bagikan Pengalaman Kerja di Alfamart

25 November 2025 - 10:44 WIB

Rusun Belum Beres, Penggusuran Warga TPU Kebon Nanas Ditahan Dulu

24 November 2025 - 08:12 WIB

Sudah Pilih Pramono, Warga TPU Kebon Nanas Jaktim Kini Dibayangi Gusuran

23 November 2025 - 10:01 WIB

Warga Kebon Nanas Jakarta Timur : Relokasi Oke, Asal Jangan Jauh

23 November 2025 - 07:29 WIB

Trending on Megapolitan