SENTANANEWS.COM, Jakarta – Grand Final Lomba Tari Kreasi Nusantara 2025 yang digelar Kodam Jaya/Jayakarta akhirnya ditutup dengan meriah di Gedung Kesenian Jakarta, Jumat (5/12) malam.
Panggung gemerlap, penonton padat, dan ratusan penari dari berbagai daerah membludak meramaikan hajatan besar dalam rangka HUT ke-76 Kodam Jaya itu.

Kasdam Jaya Brigjen TNI Zulhadrie S. Mara turun langsung mewakili Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi.
Dari panggung, Zulhadrie menyampaikan pesan Pangdam yang bangga bukan main. Tahun kedua lomba ini disebutnya makin panas dan penuh kejutan.
Bagaimana tidak, 989 peserta dari 15 provinsi berebut jadi terbaik, tampil dalam sembilan kategori dan dua format: perorangan dan rampak.
“Tahun ini pesertanya semakin banyak dan antusiasme adik-adik sangat tinggi,” tegas Zulhadrie.
Pangdam mengingatkan bahwa tari bukan cuma soal lenggak-lenggok di panggung. Ada pesan besar soal identitas dan persatuan bangsa.
“Kita semua memiliki tanggung jawab bersama untuk melestarikan budaya Nusantara agar tetap menjadi kebanggaan bangsa,” ujarnya.
Ia menegaskan Kodam Jaya bakal terus mendorong ruang kreatif untuk generasi muda.
“Kami berkomitmen menghadirkan kegiatan positif yang mendorong kreativitas dan semangat kebangsaan,” tambahnya.
Para finalis pun dapat pujian khusus. Gerak kompak dan kreasi mereka dinilai berhasil menghidupkan kembali kekayaan tradisi. “Bakat dan kekompakan para peserta membuktikan generasi muda punya potensi besar,” ujar Pangdam.
Sebelum acara ditutup, Pangdam melalui Kasdam memberikan pesan penyemangat. “Menang atau tidak, kalian adalah generasi berbakat yang harus terus berkembang.”
Acara ini juga disaksikan perwakilan Kemendikbudristek, Pemprov DKI Jakarta, Polda Metro Jaya, jajaran Kodam Jaya, hingga perwakilan daerah dari Sumsel, Tangsel, Bekasi, serta Konsuler Timor Leste, De Sabyo.(SN)









