SENTANANEWS.COM, Jakarta – Sebanyak 869 orang mendaftar dalam seleksi anggota Komisi Nasional (Komnas) Disabilitas. Panitia Seleksi resmi menutup pendaftaran pada Ahad, 20 September 2026, pukul 23.59 WIB.
Ketua Panitia Seleksi Komnas Disabilitas Mohammad Nuh mengatakan jumlah tersebut terdiri atas 380 pendaftar laki-laki dan 190 perempuan.
Namun, rincian itu belum mencakup seluruh 869 pendaftar karena terdapat ketidaksesuaian angka dalam data yang disampaikan panitia.
“Pendaftaran telah ditutup pada Minggu, 20 September 2026 pada pukul 23.59 WIB dengan total jumlah 869 pendaftar,” kata Nuh di Jakarta, Senin (21/9).
Dari sisi status disabilitas, sebanyak 297 pendaftar merupakan penyandang disabilitas, sedangkan 572 lainnya non-disabilitas.
Pendaftar penyandang disabilitas terdiri atas 172 orang dengan disabilitas fisik, 49 sensorik netra, 49 sensorik rungu, 15 mental, 7 intelektual, dan 5 disabilitas ganda.
Menurut eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut, keberagaman juga terlihat dari rentang usia pendaftar.
Sebanyak 248 orang berusia di bawah 35 tahun, 193 orang berusia 35-45 tahun, 88 orang berusia 46-55 tahun, 40 orang berusia 56-65 tahun, dan satu orang berusia di atas 65 tahun.
Berdasar pendidikan, pendaftar terdiri atas 30 lulusan S3, 119 lulusan S2, 381 lulusan D4/S1, 46 lulusan D1/D2/D3, serta 132 lulusan SMA atau sederajat.
Selain itu terdapat 8 lulusan SMP, 4 lulusan SD, satu orang yang tidak pernah bersekolah, dan 148 pendaftar dengan jenjang pendidikan yang belum ditentukan.
Pendaftar juga datang dari berbagai daerah. Jawa Barat menjadi wilayah dengan jumlah pendaftar terbanyak, yakni 142 orang.
Disusul DKI Jakarta 96 orang, Jawa Timur 71 orang, Jawa Tengah 69 orang, Sumatera Utara 47 orang, dan Banten 44 orang.
Pendaftar berasal dari hampir seluruh wilayah Indonesia, termasuk Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua, Papua Barat Daya, dan Papua Barat.
Jumlah pendaftar dari sejumlah provinsi di kawasan timur Indonesia masih berada di bawah 10 orang.
Setelah pendaftaran ditutup, Panitia Seleksi akan memasuki tahapan seleksi administrasi. Hasil seleksi administrasi dijadwalkan diumumkan pada Senin (28/9) mendatang.
Nuh mengatakan panitia menghargai partisipasi seluruh peserta yang mengikuti proses seleksi anggota Komnas Disabilitas.
“Bersama-sama berkomitmen untuk memberikan layanan, meningkatkan peran, serta mendorong pemenuhan hak dan kesejahteraan bagi seluruh keluarga besar penyandang disabilitas,” ujarnya.(SN)














