Menu

Dark Mode
Kuasa Hukum Sebut Dirut PT MMJ Akui Kuasai Pabrik Sawit PT PAL Tanpa Izin Titik Jatuh Airbus H130 Ditemukan, 8 Jenazah Dievakuasi TNI Vespa Terbakar di Jalan, Berkas Wisuda Igo Hangus dalam Sekejap Rokok Jadi Modus, Sabu Gagal Masuk Lapas Narkotika Jakarta Jakarta Jadi Pusat Kolaborasi Asia Pasifik untuk Palestina Empat Pelaku Transaksi Tramado Diamankan Satpom Lanud Halim

Megapolitan

Sudah Pilih Pramono, Warga TPU Kebon Nanas Jaktim Kini Dibayangi Gusuran

badge-check


					Sudah Pilih Pramono, Warga TPU Kebon Nanas Jaktim Kini Dibayangi Gusuran Perbesar

SENTANANEWS.COM, Jakarta – Warga RT 15/02, Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur, sangat menyayangkan sikap Pemerintah Kota Jakarta Timur yang bakal menggusur tempat tinggal mereka.

Pasalnya mereka telah menetap tinggal di atas laham TPU Kebon Nanas selama 27 tahun atau hampir 3 dekade.

Bahkan, dari 96 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di sana telah memiliki identitas resmi berupa kartu tanda penduduk (KTP) DKI Jakarta.

“Paling yang tidak memiliki KTP DKI Jakarta, satu atau dua persen doang. Itu juga mereka ngontrak,” ujar Ketua RT 15/02 Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur, Sumiati, Sabtu (22/11).

Bahkan, lanjutnya, mereka aktif ikut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta dan Pemilu. Warga juga mengklaim telah memilih Pramono Anung di Pilkada Jakarta 2024.

“Iya (ikut) memilih… dan 80–90 persen itu pilih Pak Pramono Anung,” ungkapnya.

Tak hanya itu, pada Pemilu legislatif warga juga banyak memberi suara kepada Putra Nababan dari fraksi PDIP.

“Karena selama ini dia dekat sama warga, mau dengar keluhan,” tambahnya.

Karenanya warga berharap kegelisahan warga yang tinggal di atas lahan TPU Kebon Nanas bisa sampai ke telinga gubernur.

“Karena kemarin kita pilih Pak Pramono Anung semua,” ujarnya lagi.

Sebelumnya diberitakan, Pemkot Jakarta Timur berencana menertibkan permukiman di atas lahan TPU Kebon Nanas untuk mengembalikan fungsi lahan pemakaman yang semakin sempit.

Pasalnya dari 69 TPU milik Dinas Pertamanan dan Hutan Kota sudah penuh dan banyak yang hanya melayani pemakaman sistem tumpang. Sementara hanya sembilan TPU yang masih dapat digunakan untuk pemakaman.

“Kami minta dikembalikan lahan yang digunakan mereka yang selama ini dijasikan tempat tinggal,” pungkasnya. (SN

Read More

Vespa Terbakar di Jalan, Berkas Wisuda Igo Hangus dalam Sekejap

17 April 2026 - 12:01 WIB

Rokok Jadi Modus, Sabu Gagal Masuk Lapas Narkotika Jakarta

16 April 2026 - 13:46 WIB

Empat Pelaku Transaksi Tramado Diamankan Satpom Lanud Halim

11 April 2026 - 12:46 WIB

Empat Pelaku pengedar tramadol diamankan Satpom TNI AU /Instagram Lanud Halim Perdanakusuma

Preman Palak Tukang Bakso di Tanah Abang, Pramono: Pelaku Sudah Ditangkap

11 April 2026 - 12:06 WIB

Awas! Buang Sampah Sembarangan di Eks TPS Rawadas Bisa Kena OTT

10 April 2026 - 14:38 WIB

Trending on Megapolitan