SENTANANEWS.COM, JAKARTA – Warga RW 06, Kelurahan Cililitan Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, mengeluhkan pembangunan turap di Kali Item yang dibangun Suku Dinas Sumber Daya (SDA) Jakarta Timur.
Pasalnya pembangunan turap yang memakan anggaran Rp 26 miliar lebih seharusnya menggunakan sheet pile atau turap baja justru diganti dengan batu kali atau bronjong.

“Kalau bronjong kan batu kali yang diikat dengan kawat, gampang rembes. Tapi kalau sheet pile itu kan beton ditanam di tanah. Jadi tidak bergerak. Kokoh,” ujar Ketua RT 04/06 Kelurahan Cililitan, Jon Alamsyah kepada Sentananews.com di Kali Item, Kelurahan Cililitan, Jakarta Timur, Senin (18/8).
Jon juga menjelaskan pembangunan turap yang diajukan warga awalnya 900 meter, namun justru yang disetujui SDA Jakarta Timur hanya 700 meter.
“Tapi ternyata kita disodorkan cuma 350 meter kanan-kiri, sisi kanan dan kiri,” kata Jon sedikit kecewa.
Ironinya, lanjut Jon, perjanjian SDA Jakarta Timur dengan warga setempat yang awalnya sekadar membangun turap, SDA Jakarta Timur menyelipkan rencana pembangunan jogging track.
Pembangunan jogging track tersebut diketahui pasca dirinya dan warga dipanggil SDA Jakarta Timur di Kelurahan Cililitan beberapa waktu lalu dan ditunjukka desain rencana pembangunan turap.
Warga menolak lantaran pembangunan jogging track dikhawatirkan mencaplok tanah milik warga yang belum ada sosialisasi dan hitungan ganti rugi dari SDA Jakarta Timur.
‘Tiba-tiba kami kalau enggak kalau tanggal 6 Agustus disodorkan (SDA Jakarta Timur) rencana sketsa jogging track. Ini sama saja mengambil tanah hak warga,” keluhnya.
Pasca penolakan warga tersebut, SDA Jakarta Timur akhirnya membatalkan pembangunan jogging track, namun pembangunan turap sepanjang Kali Item tetap dilanjutkan.
“Kemarin ada audiensi di sana [Kelurahan Cililitan] dan ternyata diputuskan bahwa pengerjaan turap ini tetap dilaksanakan, hanya tidak melakukan jogging track. Jadi hanya di Kali Item existing,” terangnya.
Awak media sudah mengonfirmasi kepada Keplaa Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur, Abdul Rauf terkait hal ihwal pembangunan turap dan pembatalan jogging track di sepanjang Kali Item, namun hingga berita ini diturunkan, Rauf tidak merespon alias tidak menjawab.
Diketahui wilayah kelurahan Cililitan, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, kerap dilanda banjir.
Banjir yang menimpa puluhan rumah warga tersebut tidak terjadi dalam banjir lima tahunan, tapi tiap hujan besar.
“Wilayah kita ini wilayah rendah yang sering sekali terkena banjir. Sekarang kita nggak bisa prediksi lagi. Tiap hujan besar itu selalu banjir,” jelasnya. (SN)









