SENTANANEWS.COM, JAKARTA – Eks anggota Tim Mawar Fauka Noor Farid menyerukan semua elemen bangsa untuk menjaga persatuan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurut Fauka, Indonesia adalah negara damai yang sejak lama menjadi contoh tentang kebhinekaan, di mana perjuangan para pahlawan dalam meraih kemerdekaaan penuh lumuran air mata dan darah.

Karenanya, Fauka mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi terhadap aksi demonstrasi yang dilakukan sejumlah massa di Jakarta dan daerah lain, yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
“Jangan sampai peristiwa yang terjadi hari-hari ini justru membuka celah bagi mereka yang haus keributan dan haus kekuasaan, membuat onar, atau bahkan memecah belah kita, kemudian dibiarkan hancur” kata Fauka dalam keterangan tertulis, pada Selasa (2/9).
Fauka menjelaskan kepemimpinan Prabowo Subianto selama ini menunjukkan langkah strategis dalam upaya memerangi praktik korupsi hingga menghentikan semua kebocoran keuangan negara.
“Karena kecintaan Presiden kepada rakyat, beliau menjadi pemimpin bangsa yang paling berani membongkar kasus koruptor besar dan jejaring oligarki,” katanya.
Lebih lanjut Fauka mengimbau agar aspirasi dan kritik masyarakat terhadap kebijakan yang dinilai kurang sesuai harus disampaikan secara baik dan benar, tidak menggunakan kekerasan dan perilaku lainnya yang bersifat dapat membawa kerusakan.
“Penyampaian kritik harus dilakukan dengan baik, tidak anarkis, tidak provokatif, tidak sampai merusak fasilitas ekonomi yang itu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Apalagi, sampai menimbulkan permusuhan. Tidak ada yang mau mengekang ekspresi, kita jaga itu semua,” imbuhnya.
Selain itu, ia juga meminta kepada aparat dalam melakukan penanganan demonstrasi di lapangan harus mengedepankan rasa humanis dan tenggang rasa. Jangan represif dan lakukan dengan cara terukur.
“Aparat penegak hukum yang terbukti sewenang-wenang harus diproses secara transparan sesuai peraturan yang berlaku,” terangnya.
Sebelumnya Presiden RI Prabowo Subianto menilai, sejumlah aksi demonstrasi yang belakangan terjadi telah disusupi perusuh yang berniat merusak dan membakar fasilitas publik, termasuk gedung DPR dan DPRD.
“Niatnya bukan menyampaikan pendapat, niatnya adalah bikin rusuh, mengganggu kehidupan rakyat, menghancurkan upaya pembangunan nasional,” kata Prabowo di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin, (1/9/)
Namun Kepala Negara menegaskan, dirinya tidak akan kendur dalam memberantas korupsi. Prabowo tak peduli sekuat apa pun para koruptor itu melawan.
“Demi Allah saya tidak akan mundur setapak pun, saya yakin rakyat bersama saya,” ujar Prabowo.(SN)









