SENTANANEWS.COM, JAKARTA – Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf mendatangi Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur pada Kamis (4/9) sekitar pukul 20.30 WIB. Ia datang untuk menjenguk anggota Polri yang masih dirawat
Gus Ipul, sapaan akrab Mensos, datang dengan didampingi oleh seorang ajudannya. Usai turun dari mobil Toyota Alphard bernopol B 1208 SN, ia langsung disambut Waka RS Polri Kramat Jati, Kombes Pol Naryana dan jajarannya. Kemudian mereka langsung menjenguk para korban yang berada di ruang rawat inap gedung Promoter RS Polri.

Gus Ipul mengatakan, kehadirannya ke RS Polri Kramat Jati ini sebagai bentuk perhatian Kementerian Sosial kepada para korban kerusuhan demo beberapa waktu lalu di Jakarta. Di rumah sakit tersebut sampai saat ini masih terdapat enam aparat kepolisian yang luka berat dan masih dirawat.
“Kami memberikan santunan, baik untuk korban meninggal dunia maupun luka-luka. Tentu ini sudah melalui assessment yang selama ini dilakukan oleh Kementerian Sosial RI,” katanya.
Menurutnya, bantuan ini diberikan kepada petugas kepolisian maupun warga sipil yang menjadi korban kerusuhan akhir Agustus lalu. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan keluarga korban. Kemudian mereka yang masih dirawat diharapkan cepat sembuh dan segera bisa bertugas kembali.
Selain itu pihaknya akan terus memantau kondisi medis dan rehab-rehab yang harus dijalani para korban di RS Polri Kramat Jati.
Disebutkan, saat ini pihaknya sudah memberikan bantuan santunan kepada tujuh keluarga korban meninggal dunia dan sembilan luka berat dari masyarakat sipil.
Sementara, Wakil Kepala RS Polri Kramat Jati, Kombes Pol Nariyana menambahkan, pihaknya merawat sekitar 53 orang korban kerusuhan unjuk rasa di Jakarta pekan lalu. Dari jumlah tersebut, lima orang merupakan warga sipil dan 48 orang lainnya adalah anggota kepolisian.
Saat ini tinggal lima anggota yang masih dirawat inap. Alhamdulillah (warga sipil) sudah pulang semua,” katanya (NR)









