Menu

Dark Mode
Indonesia-Tiongkok Perluas Kerja Sama Militer hingga Industri Pertahanan Rutan Surabaya Gelar Razia Insidentil, Peredaran Narkoba Dibidik Dugaan Malingering Bikin Kasus Penipuan Rp2,8 Miliar Mandek Enam Tahun Jamuan Rakyat di TPU Kebon Nanas, Ribuan Warga Rayakan HUT ke-81 RI HUT ke-81 RI, Ditjenpas Jakarta Fasilitasi Operasi Katarak 20 Ormas Gabung FORMAS, Hashim Bicara MBG

Megapolitan

Terjatuh, Balita Tewas di Aliran Sungai Cipinang Jakarta Timur

badge-check

Terjatuh, Balita Tewas di Aliran Sungai Cipinang Jakarta Timur Perbesar

SENTANANEWS.COM, JAKARTA – Anak di bawah usia lima tahun (Balita) tewas mengenaskan gegara hanyut di aliran Kali Cipinang, Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur pada Kamis (17/7/2025) sore viral.

Dalam video yang beredar tampak warga berupaya menyelamatkan bayi yang mengapung di aliran Kali Cipinang di Jalan Cenderawasih, Cibubur lalu berupaya membawanya ke klinik.

“Namun nyawa korban tidak tertolong dan meninggal dunia,” tulis narasi sebagaimana dalam postingan yang diunggah pada akun Instagram @kabarcibubur24 jam.

Pihak Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur membenarkan adanya balita yang meninggal dunia akibat terjatuh ke aliran Kali Cipinang sebagaimana dalam video.

Plt Lurah Cibubur Rony Abdullah mengatakan balita yang masih tercatat sebagai warga Kelurahan Cibubur itu diduga terjatuh saat bermain di sekitar aliran Kali Cipinang.

“Diduga terjatuh, usianya sekitar 3 tahun. Korban masih warga Kelurahan Cibubur, warga RT 12/RW 03,” kata Rony saat dikonfirmasi di Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (18/7/2025).

Jenazah korban sempat dibawa ke Instansi Forensik RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan, namun kini jasadnya sudah diserahterimakan kepada pihak keluarga besar.

Rencananya jenazah korban akan dimakamkan pada hari ini, namun pihak kelurahan belum mendapatkan informasi lebih lanjut terkait lokasi taman pemakaman umum (TPU).

“Rencananya akan dimakamkan hari ini, tapi saya belum dapat informasi dari RT/RW akan dimakamkan di TPU mana. Kami masih menunggu informasi dari pihak RW,” ujarnya.

Guna mencegah kasus serupa, Rony mengimbau agar warga Kelurahan Cibubur meningkatkan pengawasan dan mencegah agar anak-anak tidak bermain di sekitar aliran kali.

Khususnya di sekitar aliran Kali Cipinang yang belum memiliki tembok pembatas pemisah akses jalan lingkungan dengan kali, agar tidak terjadi lagi kasus anak terjatuh dan hanyut.

“Di beberapa tempat belum ada (tembok pembatas). Kali Cipinang ini kan kali nasional (dikelola pemerintah pusat), kalau Pemprov DKI paling penanganannya untuk pencegahan longsor,” tuturnya. (red)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
1

Jamuan Rakyat di TPU Kebon Nanas, Ribuan Warga Rayakan HUT ke-81 RI

18 August 2026 - 10:25 WIB

Bantah Prabowo Hina Wartawan dan LSM, Fauka : Itu Penjelasan Modus Intelijen Asing

25 July 2026 - 15:29 WIB

Gelar Aksi di DPR, Mahasiswa PTKIN Minta Kejaksaan Berbenah

10 July 2026 - 11:32 WIB

Lapas Narkotika Jakarta Gagalkan Penyelundupan 12 Paket Narkoba dalam Oseng Cumi

25 June 2026 - 06:49 WIB

Rutan Bandung Perketat Pengawasan, Ancam Sanksi Napi yang Simpan Ponsel dan Terlibat Narkoba

19 June 2026 - 06:02 WIB

Trending on Megapolitan