Menu

Dark Mode
Eks Menhan Ryamizard Wafat, Dimakamkan di TMP Kalibata Fauka: Prabowo Sudah Berkurban Hampir 100 Sapi per Tahun Sebelum Jadi Presiden BPKP Berbagi di Usia 43 Tahun, Ateh Tekankan Integritas dan Akuntabilitas PT Antam Tebar 20 Hewan Kurban untuk Warga dan Stakeholder Jakarta Timur Muhammad Dzuljabbar: Kolektor Action Figure yang Mengubah Hobi Jadi Cuan Vonis Bengawan Kamto Tuai Kritik, Kuasa Hukum Soroti Unsur Mens Rea

Politik

Fauka: Prabowo Sudah Berkurban Hampir 100 Sapi per Tahun Sebelum Jadi Presiden

badge-check


					Ketua Umum Garda Mawar Fauka Noor Farid/ist Perbesar

Ketua Umum Garda Mawar Fauka Noor Farid/ist

SENTANANEWS.COM, Jakarta – Ketua Umum Garda Mawar Fauka Noor Farid mengatakan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto telah lama rutin berkurban menggunakan dana pribadi jauh sebelum menjabat sebagai Presiden maupun Menteri Pertahanan (Menhan)

Menurut dia, Prabowo hampir setiap tahun menyumbangkan sekitar 100 ekor sapi kurban.

Pernyataan itu disampaikan Fauka menanggapi polemik mengenai pengadaan sapi kurban Presiden yang belakangan ramai diperbincangkan publik.

Menurut Fauka, tradisi berkurban dalam jumlah besar sudah dilakukan Prabowo ketika masih menjabat Ketua Umum Partai Gerindra. Seluruh hewan kurban tersebut, kata dia, dibeli menggunakan dana pribadi.

“Beliau mengeluarkan dana pribadi untuk kurban hampir 100 ekor setiap tahun,” kata Fauka di sela peletakan batu pertama pembangunan jalan oleh Garda Mawar di Desa Pasir Lango, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (31/5).

Komandan Tim Khusus 08 itu juga menilai polemik bantuan sapi kurban Presiden tidak melihat konteks secara utuh.

Menurut dia, program bantuan hewan kurban dari Presiden merupakan kebijakan yang telah berlangsung sejak pemerintahan sebelumnya.

Fauka mengatakan program tersebut sudah dijalankan sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hingga Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Karena itu, ia menilai bantuan kurban tidak seharusnya dipersoalkan sebagai kebijakan personal Presiden Prabowo.

Ia juga menilai kebiasaan Prabowo berkurban dengan dana pribadi menunjukkan komitmen yang telah dilakukan jauh sebelum memegang jabatan publik. Praktik tersebut, kata dia, masih berlanjut hingga saat ini.

Fauka menduga polemik yang berkembang tidak terlepas dari kepentingan politik tertentu yang ingin menurunkan citra Presiden Prabowo Subianto.

“Ada agenda-agenda politik yang berusaha menjatuhkan Pak Prabowo,” ujarnya.

Ia menambahkan, kekeliruan penyampaian informasi oleh salah satu pembantu Presiden tidak seharusnya dijadikan dasar untuk menyerang Prabowo secara pribadi.

Pasalnya program bantuan kurban merupakan kebijakan negara yang tetap berjalan siapa pun presidennya.

“Siapapun presidennya, bantuan kurban itu tetap akan dijalankan,” kata Fauka.

Fauka juga mengingatkan masyarakat agar lebih kritis dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial (Medsos).

Menurut dia, persatuan nasional harus menjadi prioritas di tengah berbagai tantangan global.

“Persatuan lebih penting. Banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan dan manfaat nyata,” kata Fauka. (SN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

BPKP Berbagi di Usia 43 Tahun, Ateh Tekankan Integritas dan Akuntabilitas

30 May 2026 - 08:35 WIB

Pemerintah Tetapkan Iduladha 2026 Jatuh pada 27 Mei

17 May 2026 - 15:02 WIB

PSI Kecewa Pramono: Anggaran Rp5,4 Triliun, Jakarta Tetap Banjir

8 May 2026 - 00:26 WIB

Jakarta Jadi Pusat Kolaborasi Asia Pasifik untuk Palestina

15 April 2026 - 12:03 WIB

Pemerintah dan NU Senada Lebaran Sabtu, Muhammadiyah Jumat Besok 

19 March 2026 - 15:53 WIB

Trending on Politik