Menu

Dark Mode
20 Ormas Gabung FORMAS, Hashim Bicara MBG Kontraktor Tagih Pembayaran Proyek SPPG, Klaim BGN Tunggak hingga Rp800 Miliar Michelle Wibowo Mangkir dari Panggilan Polisi, Laporan Natalia Rusli Berlanjut Kasus Dugaan Masuk Pekarangan Tanpa Izin yang Menjerat Japriyanto Naik ke Penyidikan Bantah Prabowo Hina Wartawan dan LSM, Fauka : Itu Penjelasan Modus Intelijen Asing Eksepsi Ditolak, Sidang Ratu Terduga Penipuan Investasi Rp5 Miliar Berlanjut

Politik

Jakarta Jadi Pusat Kolaborasi Asia Pasifik untuk Palestina

badge-check

Jakarta Jadi Pusat Kolaborasi Asia Pasifik untuk Palestina Perbesar

SENTANANEWS.COM, Jakarta – Jakarta resmi ditetapkan sebagai pusat kolaborasi kemanusiaan kawasan Asia Pasifik untuk Palestina.

Penetapan itu ditandai dengan peluncuran kantor pusat Asia Pacific Coalition for Al-Quds and Palestine (APCAP) di Gedung Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jakarta, Rabu (15/4).

Peluncuran tersebut menjadi simbol dimulainya penguatan kerja sama organisasi masyarakat dan lembaga filantropi di kawasan Asia Pasifik dalam mendukung kemerdekaan Palestina dan perlindungan Al-Quds.

Wakil Ketua Umum DMI, Imam Addaruqutni, mengatakan pemilihan Jakarta sebagai pusat koordinasi merupakan hasil keputusan Asia-Pacific Conference for Palestine yang digelar di Gedung DPR RI pada November 2025.

Forum itu melibatkan Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP), Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Koalisi Lembaga Filantropi.

“Ini menegaskan posisi Jakarta sebagai pusat koordinasi strategis bagi negara-negara dan elemen masyarakat di kawasan Asia Pasifik,” ujar Imam.

Ia menilai penunjukan Jakarta tidak terlepas dari konsistensi Indonesia dalam mendukung perjuangan Palestina sejak lama, termasuk sejak Konferensi Asia Afrika di Bandung pada 1955.

Ketua Komite Pengarah APCAP, Sudarnoto Abdul Hakim, menyebut pembentukan kantor pusat di Jakarta sebagai langkah yang tepat di tengah stagnasi diplomasi global terkait isu Palestina.

Menurut dia, berbagai upaya perdamaian yang berkembang belum mampu menjamin kedaulatan penuh bagi Palestina.

“Solidaritas saja tidak cukup, harus ada aksi kolektif yang nyata,” kata Sudarnoto.

Ia juga menyoroti situasi konflik di Timur Tengah yang semakin meluas dan dinilai memperburuk kondisi kemanusiaan di Palestina. Kondisi tersebut, kata dia, menuntut keterlibatan aktif masyarakat sipil lintas negara.

Sementara itu, Deputy General Secretary Global Coalition for Al-Quds and Palestine (GCAP), Ahmed Attawna, menyambut peluncuran kantor pusat tersebut.

Ia menilai APCAP akan menjadi wadah untuk mengonsolidasikan berbagai inisiatif yang selama ini berjalan terpisah.

“APCAP akan mengorkestrasi berbagai inisiatif menjadi gerakan kolektif yang lebih terarah,” ujarnya.

Menurut Ahmed, APCAP akan menjalankan berbagai program, mulai dari kegiatan kemanusiaan, edukasi, advokasi, hingga penguatan kebijakan.

Selain itu, kantor pusat ini juga diharapkan menjadi pusat literasi publik untuk meluruskan disinformasi global terkait isu Palestina.

Dalam aspek kemanusiaan, APCAP berkomitmen mengelola bantuan dari kawasan Asia Pasifik secara lebih strategis dan berkelanjutan, termasuk untuk mendukung rekonstruksi jangka panjang di Gaza dan Al-Quds. (SN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
1

20 Ormas Gabung FORMAS, Hashim Bicara MBG

9 August 2026 - 04:29 WIB

Ormas se-Madiun Raya Nyatakan Dukungan untuk Prabowo, Siap Kerahkan Ribuan Relawan

16 June 2026 - 11:33 WIB

Fauka: Prabowo Sudah Berkurban Hampir 100 Sapi per Tahun Sebelum Jadi Presiden

31 May 2026 - 12:23 WIB

BPKP Berbagi di Usia 43 Tahun, Ateh Tekankan Integritas dan Akuntabilitas

30 May 2026 - 08:35 WIB

Pemerintah Tetapkan Iduladha 2026 Jatuh pada 27 Mei

17 May 2026 - 15:02 WIB

Trending on Politik