Menu

Dark Mode
MA Insan Cendekia Nusantara Resmi Berdiri, Cetak Generasi Berakhlak dan Mendunia Pencurian Kabel PJU Kian Marak, Satgas Tangkap Pelaku di Basura Eks Menhan Ryamizard Wafat, Dimakamkan di TMP Kalibata Fauka: Prabowo Sudah Berkurban Hampir 100 Sapi per Tahun Sebelum Jadi Presiden BPKP Berbagi di Usia 43 Tahun, Ateh Tekankan Integritas dan Akuntabilitas PT Antam Tebar 20 Hewan Kurban untuk Warga dan Stakeholder Jakarta Timur

Politik

Garda Mawar Beri Beasiswa hingga S1 untuk 11 Anak Yatim Korban Longsor Bandung Barat

badge-check


					Garda Mawar Beri Beasiswa hingga S1 untuk 11 Anak Yatim Korban Longsor Bandung Barat Perbesar

SENTANANEWS.COM, Bandung — Sebelas anak yatim korban longsor di Desa Pasir Langu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, memperoleh beasiswa pendidikan hingga jenjang sarjana.

Bantuan tersebut diberikan komunitas pecinta motor Garda Mawar melalui Yayasan Suyoto di Travellers Inn, Jalan Aria Jipang, Bandung, Minggu (15/2).

“Kami berharap anak-anak ini bisa menempuh pendidikan hingga lulus kuliah dengan jurusan yang mereka pilih,” kata Ketua Umum Garda Mawar, Fauka Noor Farid, yang juga Komandan Timsus Mawar 08.

Ia menyatakan Garda Mawar akan mengawal pendidikan kesebelas anak tersebut hingga perguruan tinggi.

Kegiatan itu dihadiri sejumlah pengurus komunitas dan Kepala Sekolah SMP Al Ma’arif Nur Hidayah, tempat para siswa bersekolah.

Selain menyerahkan beasiswa, pada hari yang sama Garda Mawar juga mengunjungi panti asuhan Muhammadiyah di Jalan Purnawarman, Bandung.

Mereka menyalurkan bantuan untuk balita serta memberikan hadiah umrah bagi lima pengurus panti.

Fauka mengatakan kegiatan sosial akan terus dilakukan, khususnya di wilayah Jawa Barat setelah Idul Fitri.

Bantuan, kata dia, akan menyasar bidang kesehatan dan keagamaan, termasuk dukungan bagi rumah-rumah ibadah tanpa membedakan latar belakang.

“Kami ingin berbagi tanpa melihat perbedaan,” ujarnya.

Sementara Ketua Pelaksana Garda Mawar Goes to Bandung, Fajrika, mengatakan komunitasnya terbuka bagi siapa pun yang ingin bergabung.

“Syaratnya hanya satu, memiliki sepeda motor,” kata dia.

Kepala SMP Al Ma’arif Nur Hidayah, Dede Lili Sudarsono, mengapresiasi bantuan tersebut.

Ia menilai para siswa memang membutuhkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan.

“Kami berterima kasih atas perhatian terhadap masa depan anak-anak kami,” ujarnya.

Sekolah itu memiliki 170 siswa dan berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi longsor. Sebagian siswa merupakan keluarga korban bencana.

Dari sebelas penerima beasiswa, ada yang kehilangan kedua orang tua, ada pula yang kehilangan salah satunya.

Dede berharap bantuan tersebut memacu semangat belajar para siswa agar dapat menyelesaikan pendidikan hingga tuntas. (SN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Fauka: Prabowo Sudah Berkurban Hampir 100 Sapi per Tahun Sebelum Jadi Presiden

31 May 2026 - 12:23 WIB

BPKP Berbagi di Usia 43 Tahun, Ateh Tekankan Integritas dan Akuntabilitas

30 May 2026 - 08:35 WIB

Pemerintah Tetapkan Iduladha 2026 Jatuh pada 27 Mei

17 May 2026 - 15:02 WIB

PSI Kecewa Pramono: Anggaran Rp5,4 Triliun, Jakarta Tetap Banjir

8 May 2026 - 00:26 WIB

Jakarta Jadi Pusat Kolaborasi Asia Pasifik untuk Palestina

15 April 2026 - 12:03 WIB

Trending on Politik