Menu

Dark Mode
YARA Minta KPK Ambil Alih Dugaan Korupsi Beasiswa Aceh, Nama Bupati Aceh Timur Disorot Kasus Dugaan Perselingkuhan Seret Nama Bupati Aceh Timur ke Mabes Polri Rutan Bandung Perketat Pengawasan, Ancam Sanksi Napi yang Simpan Ponsel dan Terlibat Narkoba Mantan Ketua Himapol Dukung Pengesahan RUU Polri Ormas se-Madiun Raya Nyatakan Dukungan untuk Prabowo, Siap Kerahkan Ribuan Relawan Lapas Narkotika Jakarta Gagalkan Dua Wanita Selundupkan Narkoba di Alat Kelamin

Uncategorized

Deklarasikan STBM, Munjirin Imbau Warga Tidak BAB ke Kali

badge-check


					Deklarasikan STBM, Munjirin Imbau Warga Tidak BAB ke Kali Perbesar

SENTANANEWS.COM , JAKARTA – Kelurahan Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur (Jaktim) menggelar Deklarasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), Kamis (28/8).

Kegiatan turut dihadiri Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, Camat Makasar Jakarta Timur, Kamal Alatas dan para pejabat Pemkot Jakarta Timur lainnya.

Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin mengatakan deklarasi STBM untuk mencegah agar warga tidak lagi buang air sembarangam (BAB) terutama ke aliran sungai atau kali.

“Kelurahan Pinang Ranti ini merupakan lokasi ke-29 di Jakarta Timur yang sudah mendeklarasikan gerakan STBM,” ujar Munjirin.

Orang nomor satu di Jakarta Timur, itu menerangkan sejak 2022 sebanyak 82 sarana sanitasi STBM sudah dibangun dengan penerima manfaat dari 6.000 kepala keluarga.

“Hal ini patut dipertahankan dengan komitmen bersama sehingga tidak ada bangunan baru yang pembuangannya langsung ke saluran atau kali,” imbuhnya.

Munjirin juga menyampaikan bahwa kesadaran masyarakat terkait pola hidup bersih sehat (PHBS) di Jakarta Timur semakin meningkat.

Pasalnya berdasar survei Suku Dinas Kesehatan, pemahaman warga akan pentingnya sanitasi yang baik terus berkembang.

Meski sebagian kelurahan masih belum mendeklarasikan (STBM), langkah ini telah memastikan upaya penyelesaian terus dilakukan.

“Setiap wilayah punya kendala masing-masing, tapi kami cari solusi agar cepat selesai. Misalnya, Kelurahan Cipinang Melayu dalam waktu kurang dari satu bulan sudah akan diselesaikan,” ujar wali kota Jaktim.

Namun demikian, program ini diharapkan dapat mewujudkan lingkungan bersih dan sehat, serta mencegah penyakit akibat sanitasi buruk di seluruh wilayah Jakarta Timur.

“Dengan tujuan agar keluarga lebih terjaga, anak-anak dapat tumbuh lebih sehat, dan kualitas hidup masyarakat meningkat,” jelasnya. (SN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Rutan Bandung Perketat Pengawasan, Ancam Sanksi Napi yang Simpan Ponsel dan Terlibat Narkoba

19 June 2026 - 06:02 WIB

MA Insan Cendekia Nusantara Resmi Berdiri, Cetak Generasi Berakhlak dan Mendunia

6 June 2026 - 14:07 WIB

Pencurian Kabel PJU Kian Marak, Satgas Tangkap Pelaku di Basura

1 June 2026 - 09:51 WIB

PT Antam Tebar 20 Hewan Kurban untuk Warga dan Stakeholder Jakarta Timur

26 May 2026 - 05:34 WIB

Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Kejanggalan dalam Kasus Kredit PT PAL

15 May 2026 - 14:25 WIB

Trending on Uncategorized