Menu

Dark Mode
YARA Minta KPK Ambil Alih Dugaan Korupsi Beasiswa Aceh, Nama Bupati Aceh Timur Disorot Kasus Dugaan Perselingkuhan Seret Nama Bupati Aceh Timur ke Mabes Polri Rutan Bandung Perketat Pengawasan, Ancam Sanksi Napi yang Simpan Ponsel dan Terlibat Narkoba Mantan Ketua Himapol Dukung Pengesahan RUU Polri Ormas se-Madiun Raya Nyatakan Dukungan untuk Prabowo, Siap Kerahkan Ribuan Relawan Lapas Narkotika Jakarta Gagalkan Dua Wanita Selundupkan Narkoba di Alat Kelamin

Politik

Eks Tim Mawar Imbau Masyarakat Jaga Persatuan dari Orang Haus Kekuasaan

badge-check


					Eks Tim Mawar Imbau Masyarakat Jaga Persatuan dari Orang Haus Kekuasaan Perbesar

SENTANANEWS.COM, JAKARTA – Eks anggota Tim Mawar Fauka Noor Farid menyerukan semua elemen bangsa untuk menjaga persatuan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurut Fauka, Indonesia adalah negara damai yang sejak lama menjadi contoh tentang kebhinekaan, di mana perjuangan para pahlawan dalam meraih kemerdekaaan penuh lumuran air mata dan darah.

Karenanya, Fauka mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi terhadap aksi demonstrasi yang dilakukan sejumlah massa di Jakarta dan daerah lain, yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

“Jangan sampai peristiwa yang terjadi hari-hari ini justru membuka celah bagi mereka yang haus keributan dan haus kekuasaan, membuat onar, atau bahkan memecah belah kita, kemudian dibiarkan hancur” kata Fauka dalam keterangan tertulis, pada Selasa (2/9).

Fauka menjelaskan kepemimpinan Prabowo Subianto selama ini menunjukkan langkah strategis dalam upaya memerangi praktik korupsi hingga menghentikan semua kebocoran keuangan negara.

“Karena kecintaan Presiden kepada rakyat, beliau menjadi pemimpin bangsa yang paling berani membongkar kasus koruptor besar dan jejaring oligarki,” katanya.

Lebih lanjut Fauka mengimbau agar aspirasi dan kritik masyarakat terhadap kebijakan yang dinilai kurang sesuai harus disampaikan secara baik dan benar, tidak menggunakan kekerasan dan perilaku lainnya yang bersifat dapat membawa kerusakan.

“Penyampaian kritik harus dilakukan dengan baik, tidak anarkis, tidak provokatif, tidak sampai merusak fasilitas ekonomi yang itu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Apalagi, sampai menimbulkan permusuhan. Tidak ada yang mau mengekang ekspresi, kita jaga itu semua,” imbuhnya.

Selain itu, ia juga meminta kepada aparat dalam melakukan penanganan demonstrasi di lapangan harus mengedepankan rasa humanis dan tenggang rasa. Jangan represif dan lakukan dengan cara terukur.

“Aparat penegak hukum yang terbukti sewenang-wenang harus diproses secara transparan sesuai peraturan yang berlaku,” terangnya.

Sebelumnya Presiden RI Prabowo Subianto menilai, sejumlah aksi demonstrasi yang belakangan terjadi telah disusupi perusuh yang berniat merusak dan membakar fasilitas publik, termasuk gedung DPR dan DPRD.

“Niatnya bukan menyampaikan pendapat, niatnya adalah bikin rusuh, mengganggu kehidupan rakyat, menghancurkan upaya pembangunan nasional,” kata Prabowo di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin, (1/9/)

Namun Kepala Negara menegaskan, dirinya tidak akan kendur dalam memberantas korupsi. Prabowo tak peduli sekuat apa pun para koruptor itu melawan.

“Demi Allah saya tidak akan mundur setapak pun, saya yakin rakyat bersama saya,” ujar Prabowo.(SN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ormas se-Madiun Raya Nyatakan Dukungan untuk Prabowo, Siap Kerahkan Ribuan Relawan

16 June 2026 - 11:33 WIB

Fauka: Prabowo Sudah Berkurban Hampir 100 Sapi per Tahun Sebelum Jadi Presiden

31 May 2026 - 12:23 WIB

BPKP Berbagi di Usia 43 Tahun, Ateh Tekankan Integritas dan Akuntabilitas

30 May 2026 - 08:35 WIB

Pemerintah Tetapkan Iduladha 2026 Jatuh pada 27 Mei

17 May 2026 - 15:02 WIB

PSI Kecewa Pramono: Anggaran Rp5,4 Triliun, Jakarta Tetap Banjir

8 May 2026 - 00:26 WIB

Trending on Politik