Menu

Dark Mode
Kuasa Hukum Laporkan Kepala SDN Malaka Jaya ke Polda Metro Jaya Eks Tim Mawar Ungkap Strategi Prabowo Gabung BoP untuk Dukung Kemerdekaan Palestina Garda Mawar Beri Beasiswa hingga S1 untuk 11 Anak Yatim Korban Longsor Bandung Barat BPKP Kawal Pemprov DKI Menuju Jakarta Kota Global HKTI Kucurkan Rp1 Miliar untuk Korban Bencana, Dorong Mitigasi Berbasis Pertanian 21 Mahasiswa STIK Angkatan 83 Turun ke Lapangan, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Aceh Barat

Megapolitan

Jalan Raya Bogor Jaktim Lumpuh, Pak Ogah Berkuasa

badge-check


					Jalan Raya Bogor Jaktim Lumpuh, Pak Ogah Berkuasa Perbesar

SENTANANEWS.COM, Jakarta – Jalan Raya Bogor, tepatnya di depan GOR Ciracas, berubah jadi neraka kecil bagi para pengendara, Sabtu (15/11).

Pasalnya, dua bahu jalan di depan gedung olahraga itu disulap jadi parkiran liar dadakan, bikin arus kendaraan dari Flyover Pasar Rebo sampai Pabrik Buskuit Khong Guan megap-megap nggak bisa napas.

Sejak pagi sampai sore, mobil-mobil ngetem semaunya di pinggir jalan.

Sialnya lagi, tidak ada petugas dari kepolisian yajg mengatur lalu lintas di kedua jalur tersebut. Justru yang terlihat juru parkir liar KW yang memalak Rp10–15 ribu per mobil.

Berseragam? Jelas nggak ada. Modal nekat dan peluit sengau pun cukup buat mereka nyelonong jadi pengatur lalu lintas gadungan.

Kehadiran pak ogah yang sok jadi komandan putar balik makin menyiram bensin ke api. Arus kendaraan jadi adu sabar, klakson bersahutan kayak konser orkestra barbar. Pengendara yang lelah cuma bisa gigit bibir sambil ngedumel.

“Asli horor banget! Dari Flyover Pasar Rebo ke GOR Ciracas hampir sejam, ternyata biang keroknya parkir liar semua,” keluh Anto, 44, pengendara Nmax yang wajahnya sudah kusut diterpa asap knalpot.

Belum cukup parah, truk kontainer dan bus besar ikutan lewat pada jam ramai. Jadilah jalan raya seperti uji nyali gabungan: sabar, selap-selip, dan nyaris putus harapan.

Eko, pengendara mobil, makin panas ketika melihat tak ada satu pun polisi atau Dishub yang nongol mengurai kemacetan. “Yang ada cuma juru parkir liar sama pak ogah. Polisi? Dishub? Hilang dari radar!” keluhnya.

Ia juga menyindir pengelola GOR Ciracas yang seperti tutup mata. Setiap ada acara, macet memang langganan—tapi hari ini levelnya naik kelas: macet kolosal sampai satu jam lebih dari Cijantung–Khong Guan.

Balqis, pengendara motor lainnya, menambahkan racikan fakta pahit: “Pak ogah di putaran depan GOR itu pasti dahulukan yang bayar. Dampaknya? Macetnya ngular sampai flyover Cijantung. Banyak yang kesel. (SN)

Read More

Pasca Relokasi Warga, TPU Kebon Nanas Siap Tampung 2.000 Jenazah

8 February 2026 - 09:05 WIB

Candaan Pramono ke JK: Kepala Daerah Kerja dengan Pikiran, Bukan Sekadar Turun ke Gorong-gorong

8 February 2026 - 05:15 WIB

Pemprov DKI Pastikan Pembangunan Embung Cakung Barat Dimulai 2026

27 January 2026 - 15:21 WIB

Banjir Satu Meter Kembali Rendam Cakung Barat, Warga Menunggu Solusi Permanen

27 January 2026 - 13:14 WIB

TOC ke-16 MH Thamrin Dibuka, Ruang Adu Prestasi Sekaligus Cegah Tawuran

25 January 2026 - 11:45 WIB

Trending on Megapolitan