SENTANANEWS.COM, Jakarta – Enam balita di kawasan pemukiman Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, dilaporkan mengalami sakit akibat banjir yang menerjang kampung halaman mereka hingga Minggu malam.
Banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar 110 sentimeter merendam RT 13 RW 04 serta RT 10 dan RT 11 RW 05.

Ketua RT 11 RW 04 Kebon Pala, Sanusi, mengatakan para balita mengalami keluhan kesehatan berupa demam dan panas badan setelah banjir melanda kawasan tersebut sejak Minggu dini hari.
“Sejauh ini sudah ada enam balita yang sakit, satu di antaranya masih dalam perawatan,” kata Sanusi di Jakarta saat dikonfirmasi Sentananews.com, Minggu (19/1).
Menurutnya, banjir mulai terjadi sejak pukul 03.00 WIB dan sempat surut sebelum kembali naik beberapa jam kemudian.
Dalam sepekan terakhir, wilayah Kebon Pala tercatat sudah dua kali dilanda banjir akibat tingginya intensitas hujan serta kiriman air dari wilayah Bogor.
“Pertama, banjir terjadi pada Senin (11/1). Lalu pada Minggu (18/1) kemarin,” terangnya.
Lebib lanjut Sanusi menyebutkan, hingga saat ini belum ada pendataan kesehatan dari pihak puskesmas terhadap warga yang terdampak, termasuk balita yang sakit.
“Kalau dari puskesmas belum ada pendataan. Yang turun baru dari unsur PPS dan Satpol PP,” ujarnya.
Selain persoalan kesehatan, warga juga belum menerima bantuan berupa obat-obatan maupun makanan.
Kondisi ini membuat kebutuhan makanan siap saji menjadi sangat mendesak, mengingat banyak dapur rumah warga terendam banjir.
“Bantuan sampai sekarang belum ada, padahal warga sangat membutuhkan makanan dan obat-obatan,” kata Sanusi.
Hingga Minggu malam, warga terdampak banjir di Kebon Pala masih bertahan di rumah masing-masing dan berharap adanya penanganan serta bantuan segera dari pihak terkait, khususnya untuk balita yang terdampak gangguan kesehatan. (SN)









