Menu

Dark Mode
HUT ke-81 RI, Ditjenpas Jakarta Fasilitasi Operasi Katarak 20 Ormas Gabung FORMAS, Hashim Bicara MBG Kontraktor Tagih Pembayaran Proyek SPPG, Klaim BGN Tunggak hingga Rp800 Miliar Michelle Wibowo Mangkir dari Panggilan Polisi, Laporan Natalia Rusli Berlanjut Kasus Dugaan Masuk Pekarangan Tanpa Izin yang Menjerat Japriyanto Naik ke Penyidikan Bantah Prabowo Hina Wartawan dan LSM, Fauka : Itu Penjelasan Modus Intelijen Asing

Hukum

Kanwil HAM DK Jakarta Panen Pujian Usai Turun Tangan Bereskan Kisruh Menteng Pulo

badge-check

Kanwil HAM DK Jakarta Panen Pujian Usai Turun Tangan Bereskan Kisruh Menteng Pulo Perbesar

SENTANANEWS.COM, Jakarta  – Kisruh relokasi warga Menteng Pulo yang sudah bertahun-tahun kayak benang kusut akhirnya mulai nemu ujungnya.

Bukan karena sulap, tapi karena Kanwil KemenHAM DK Jakarta turun tangan langsung jadi penengah. Aksi cepat mereka bikin warga dan mahasiswa angkat jempol.

Selama ini, polemik relokasi itu mandek terus. Warga ngomong ke siapa bingung, pemerintah daerah juga serba kaku.

Begitu Kanwil HAM masuk jadi jembatan komunikasi, suasana yang tadinya panas mulai adem. Warga akhirnya punya ruang bicara, pemerintah daerah juga punya jalur resmi buat duduk bareng tanpa tensi.

Serangkaian audiensi digelar, meja perundingan bolak-balik dipakai. Hasilnya? Kesepakatan relokasi yang lebih manusiawi dan jelas soal hak-hak warga. Warga bilang, baru kali ini mereka merasa nggak diabaikan.

Ketua LMND Jakarta, Betran, yang sejak awal mengawal advokasi warga, blak-blakan memuji langkah Kanwil.

“Kami sangat bersyukur, Kanwil jadi perantara komunikasi yang jelas. Mereka menjamin HAM warga terpenuhi dengan baik,” kata Betran di Jakarta, Selasa (25/11).

Ia bilang peran Kanwil bukan cuma formalitas. Bukan datang foto-foto terus pulang.

“Kewenangan HAM perlu diperluas. Jangan cuma ngawasi, tapi juga bisa eksekusi kalau ada pelanggaran. Biar negara kerasa hadirnya,” tambahnya.

Dari kubu warga, pujian juga nggak kalah deras. Ronald, warga Menteng Pulo yang ikut proses negosiasi, mengaku pendampingan Kanwil bikin semua tahapan jauh lebih transparan.

“Dengan Kanwil HAM Jakarta, warga dibantu sampai benar-benar dapat haknya,” ujar Ronald.

Ia cerita warga sempat trauma lantaran pengalaman relokasi sebelumnya penuh ketidakpastian. Tapi kini beda.

“Kami nggak merasa berjuang sendirian. Kanwil ngawal dari awal sampai akhir. Rasanya lega,” katanya.

Ronald bahkan menyampaikan terima kasih khusus kepada pimpinan Kanwil.

“Terima kasih kepada Kepala Kanwil. Kami cuma bisa doakan yang terbaik,” ucapnya tulus.

Ia berharap pola pendampingan macam ini bisa diterapkan di daerah lain yang nasibnya mirip.

“Semoga Kanwil HAM Jakarta bisa bantu kasus-kasus sejenis di tempat lain,” harapnya.

Pujian dari mahasiswa sampai warga ini jadi bukti harapan masyarakat terhadap negara masih tinggi—apalagi ketika bicara soal hak asasi dan kepastian nasib kelompok yang rentan tersapu proyek pembangunan kota.(SN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
1

HUT ke-81 RI, Ditjenpas Jakarta Fasilitasi Operasi Katarak

11 August 2026 - 08:05 WIB

Michelle Wibowo Mangkir dari Panggilan Polisi, Laporan Natalia Rusli Berlanjut

3 August 2026 - 15:55 WIB

Kasus Dugaan Masuk Pekarangan Tanpa Izin yang Menjerat Japriyanto Naik ke Penyidikan

28 July 2026 - 07:51 WIB

Eksepsi Ditolak, Sidang Ratu Terduga Penipuan Investasi Rp5 Miliar Berlanjut

20 July 2026 - 13:08 WIB

Diduga Cacat Administrasi, SHGB Bukit Podomoro Duren Sawit Diminta Diblokir

16 July 2026 - 09:11 WIB

Trending on Hukum