Menu

Dark Mode
Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Kejanggalan dalam Kasus Kredit PT PAL Bareskrim dan Lapas Cipinang Ungkap Peredaran Vape Etomidate di Tempat Hiburan Malam Lapas Narkotika Jakarta Gelar Razia dan Tes Urin Bersama Aparat Penegak Hukum Pemkot Jaktim Sulap Kolong Flyover Jadi Arena Tinju Lapas Cipinang Tegaskan Komitmen Bersih dari Narkoba dan Ponsel Ilegal PSI Kecewa Pramono: Anggaran Rp5,4 Triliun, Jakarta Tetap Banjir

Militer

Menhan hingga Keluarga Cendana Tinjau Pengungsi Banjir di Aceh

badge-check


					Menhan hingga Keluarga Cendana Tinjau Pengungsi Banjir di Aceh Perbesar

SENTANANEWS.COM, Aceh— Menteri Pertahanan Sjafrie Samsoeddin meninjau langsung lokasi terdampak banjir bandang di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, pada Sabtu (29/11/2025).

Kunjungan dilakukan bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kabaloghan Kemhan Marsdya TNI Yusuf Jauhari untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal.

Turut hadir dalam rombongan, mantan istri Presiden RI Prabowo Subianto, Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) dan putranya, Ragowo Hediprasetyo (Didit Hediprasetyo), yang mengikuti peninjauan di sejumlah titik pengungsian.

“Kami ingin memastikan penanganan darurat berjalan cepat dan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” ujar Sjafrie saat meninjau pengungsian di Desa Blang Awe, Kecamatan Meureudu.

Menhan menegaskan distribusi bantuan logistik harus dipacu, terutama bahan makanan, pakaian, obat-obatan, serta kebutuhan dasar lain.

“Bantuan harus segera sampai, terutama ke wilayah yang aksesnya terputus. Alutsista TNI akan dikerahkan untuk distribusi ke 18 kabupaten terdampak,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga mendorong percepatan pembukaan jalur darat. “Pengerahan alat berat dan pemasangan jembatan Bailey menjadi prioritas untuk memulihkan akses yang rusak,” kata Sjafrie.

Kementerian Pertahanan bersama TNI dan sejumlah instansi menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 28 perangkat Starlink, 28 genset, 750 dus mi instan, 38 tenda, kompresor, empat genset PLN, 1.175 kilogram sembako PMI, 7.800 kilogram ransum dan family food Balog TNI, 1.234,6 kilogram obat-obatan, serta 20 perahu LCR untuk mobilisasi ke wilayah sulit dijangkau.

“Bantuan juga akan kami salurkan ke Sumatera Utara dan Sumatera Barat yang ikut terdampak bencana,” kata Sjafrie.

Pemerintah berharap percepatan penanganan darurat dapat memperbaiki akses, memperkuat layanan kemanusiaan, dan memenuhi kebutuhan warga di seluruh wilayah terdampak.(SN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Titik Jatuh Airbus H130 Ditemukan, 8 Jenazah Dievakuasi TNI

17 April 2026 - 13:48 WIB

Mantan Menhan Juwono Sudarsono Wafat

28 March 2026 - 10:05 WIB

21 Mahasiswa STIK Angkatan 83 Turun ke Lapangan, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Aceh Barat

10 February 2026 - 11:53 WIB

TNI Kerahkan 30 Ribu Prajurit Tangani Bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar

7 December 2025 - 00:22 WIB

Kemhan Persempit Gerak Sindikat Nikel: Penyelundupan Terbongkar di Weda Bay

6 December 2025 - 15:46 WIB

Trending on Militer