Menu

Dark Mode
HUT ke-81 RI, Ditjenpas Jakarta Fasilitasi Operasi Katarak 20 Ormas Gabung FORMAS, Hashim Bicara MBG Kontraktor Tagih Pembayaran Proyek SPPG, Klaim BGN Tunggak hingga Rp800 Miliar Michelle Wibowo Mangkir dari Panggilan Polisi, Laporan Natalia Rusli Berlanjut Kasus Dugaan Masuk Pekarangan Tanpa Izin yang Menjerat Japriyanto Naik ke Penyidikan Bantah Prabowo Hina Wartawan dan LSM, Fauka : Itu Penjelasan Modus Intelijen Asing

Ekonomi Bisnis

Pasar Pramuka Berbenah! Harga PHPTU Turun Drastis, Fasilitas Naik Level

badge-check

Pasar Pramuka Berbenah! Harga PHPTU Turun Drastis, Fasilitas Naik Level Perbesar

SENTANANEWS.COM, Jakarta – Perumda Pasar Jaya tancap gas untuk memperbarui atau revitalisasi Pasar Jaya yang terletak di kawasan Matraman, Jakarta Timur.

Langkah itu dilakukan demi menghadirkan Pasar Pramuka yang lebih modern, tertata, dan punya daya saing lebih kuat.

Gerak cepat Pasar Jaya ini muncul setelah sederet masukan dari berbagai pihak agar pembenahan dilakukan secara menyeluruh. Mulai dari fraksi-fraksi DPRD DKI Jakarta, Komisi B, Kemenko Polhukam hingga Ombudsman RI.

Manager Humas Pasar Jaya, Irfan, memastikan bahwa pihaknya benar-benar menampung seluruh aspirasi yang masuk.

“Kami mendengarkan masukan semua pihak. Revitalisasi ini dilakukan bertahap agar pedagang tetap nyaman beraktivitas,”    ujar Irfan, sebagaimana rilis yang diterima sentananews.com, Rabu (18/11).

Sebagai tindak lanjut, Irfan menjelaskan bahwa Pasar Jaya telah menetapkan Penyesuaian Harga Perpanjangan Hak Pemakaian Tempat Usaha (PHPTU) per 20 Oktober 2025 bagi para pedagang yang ingin memiliki kios.

“Harga di Lantai Dasar berada di angka Rp 390 juta per unit atau Rp 97,5 juta per meter persegi. Sedangkan Lantai Satu Rp 345 juta per unit atau Rp 86,25 juta per meter persegi. Masa sewa 20 tahun,” jelasnya.

Irfan menegaskan, harga baru ini merupakan hasil penurunan signifikan dari nilai appraisal Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) yang sebelumnya mematok Lantai Dasar Rp 940 juta dan Lantai Satu Rp 640 juta.

“Kami menurunkan harga sampai 54 persen. Ini bentuk komitmen kami untuk berpihak kepada pedagang,” katanya.

Tak hanya harga yang dipangkas, Pasar Jaya juga memberikan kemudahan berupa diskon dan cicilan hingga 18 bulan untuk membantu pedagang memenuhi kewajiban sewa jangka panjang.

Menurut Irfan, perusahaan sedang mencari titik tengah terbaik agar peningkatan fasilitas pasar tidak memberatkan pelaku usaha.

“Revitalisasi ini bukan hanya soal bangunan. Kami ingin semua pedagang dan pengunjung merasakan manfaatnya,” jelasnya.

Proyek revitalisasi ini ditargetkan membuat Pasar Pramuka tampil lebih higienis, aman, nyaman, dan berwajah modern tanpa meninggalkan ciri khas pasar tradisional.

“Harapan kami, Pasar Pramuka menjadi pasar yang berkelanjutan dan mendukung ekonomi warga Jakarta,” tutup Irfan.

Sebelumnya, sejumlah pedagang obat dan alat kesehatan di Pasar Pramuka memang minta agar harga sewa kios disesuaikan dengan kemampuan mereka di lapangan.(SN).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
1

Kontraktor Tagih Pembayaran Proyek SPPG, Klaim BGN Tunggak hingga Rp800 Miliar

7 August 2026 - 01:15 WIB

BPKP Minta Pengawasan Kredit Program Diperketat, Soroti Efektivitas Penyaluran

6 July 2026 - 13:36 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Alfamidi Bekasi Latih Warga Olah Jelantah Jadi Sabun

9 June 2026 - 12:32 WIB

Muhammad Dzuljabbar: Kolektor Action Figure yang Mengubah Hobi Jadi Cuan

23 May 2026 - 13:21 WIB

Anies: Ekonomi Tidak Baik-Baik Saja, Pemerintah Jangan Tutupi Fakta

20 May 2026 - 11:57 WIB

Trending on Ekonomi Bisnis