Menu

Dark Mode
Dugaan Perselingkuhan Mahasiswi dan Petinggi Kampus Viral di Medsos Kanwil Kementerian HAM DKJ Deklarasi Kampung Redam di Tujuh Wilayah Kuasa Hukum Sebut Dirut PT MMJ Akui Kuasai Pabrik Sawit PT PAL Tanpa Izin Titik Jatuh Airbus H130 Ditemukan, 8 Jenazah Dievakuasi TNI Vespa Terbakar di Jalan, Berkas Wisuda Igo Hangus dalam Sekejap Rokok Jadi Modus, Sabu Gagal Masuk Lapas Narkotika Jakarta

Megapolitan

Diduga Keracunan Spageti MBG, Siswa dan Orang Tua di Duren Sawit Tumbang

badge-check


					Diduga Keracunan Spageti MBG, Siswa dan Orang Tua di Duren Sawit Tumbang Perbesar

SENTANANEWS.COM,  Jakarta – Sejumlah siswa dan guru di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, diduga mengalami keracunan makanan usai menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (2/4).

Salah satu orang tua korban berinisial Z mengatakan, peristiwa itu terjadi setelah anaknya bersama teman sekelas mengonsumsi menu spageti yang dibagikan di sekolah sekitar pukul 11.00 WIB.

Berbeda dengan menu sebelumnya yang kerap dibawa pulang, kali ini makanan langsung disantap di sekolah.

“Biasanya nasi dibungkus dan dibawa pulang, jarang dimakan di sekolah. Tapi kemarin menunya spageti, anak-anak banyak yang langsung makan di sekolah,” ujar Z saat dikonfirmasi, Jumat (3/4) malam.

Ia menjelaskan, menu yang disediakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berdsar informasi yang didapat terdiri dari spageti, tiga butir bakso, tahu iris, brokoli, oseng kacang panjang, wortel, dan jagung, serta buah berupa tiga buah stroberi.

Lebih lanjut Z mennerangkan, tidak hanya anaknya dan teman sekelas, sejumlah guru dan orang tua juga mengalami gejala serupa setelah mengonsumsi makanan yang dibawa pulang oleh anak mereka.

“Rata-rata demam, pusing. Ada yang muntah, diare, bahkan ada yang sesak,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan RSKD Duren Sawit dilaporkan sempat dipadati warga yang mengalami gejala keracunan.

Bahkan Z sempat hendak membawa anaknya ke Puskesmas Duren Sawit, namun urung karena kondisi penuh.

Sejumlah warga bahkan harus dialihkan ke fasilitas kesehatan lain hingga ke rumah sakit.

“Saya mau ke Puskesmas Duren Sawit, di sana penuh sama yang keracunan. Dialihkan ke puskesmas lain juga penuh, jadi banyak yang akhirnya ke rumah sakit,” ujarnya.

Ia juga menyebut, kasus ini diduga tidak hanya terjadi di satu sekolah. Karena berdasar informasi yang diterimanya, puluhan siswa dari beberapa sekolah lain di kawasan yang sama turut mengalami kejadian serupa.

“Gue kira anak kelas SDN 01 doang, ternyata SDN 09 sama SMA 91 juga banyak,” ucapnya.

Meski jumlah korban cukup banyak, Z dan puluhan orang tua lainnya mengaku belum memperoleh penjelasan resmi terkait sumber makanan dari pihak SPPG penyedia menu MBG tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Duren Sawit, Kompol Sutikno, saat dikonfirmasi terkait peristiwa ini menyarankan agar awak media langsung menanyakan kepada pihak penyelenggara MBG.

“Bang silakan tanya ke MBG-nya,” kata Sutikno melalui pesan WhatsApp, Jumat malam.(SN)

Read More

Dugaan Perselingkuhan Mahasiswi dan Petinggi Kampus Viral di Medsos

25 April 2026 - 11:54 WIB

Foto : Ilustrasi selingkuh

Kanwil Kementerian HAM DKJ Deklarasi Kampung Redam di Tujuh Wilayah

20 April 2026 - 13:59 WIB

Vespa Terbakar di Jalan, Berkas Wisuda Igo Hangus dalam Sekejap

17 April 2026 - 12:01 WIB

Rokok Jadi Modus, Sabu Gagal Masuk Lapas Narkotika Jakarta

16 April 2026 - 13:46 WIB

Empat Pelaku Transaksi Tramado Diamankan Satpom Lanud Halim

11 April 2026 - 12:46 WIB

Empat Pelaku pengedar tramadol diamankan Satpom TNI AU /Instagram Lanud Halim Perdanakusuma
Trending on Megapolitan