SENTANANEWS.COM, Jakarta – Dua jembatan penghubung permukiman warga di Gang Saluran, RT 15/RW 01, Kelurahan Utan Kayu Selatan, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, ambruk akibat turap saluran air yang longsor setelah tergerus debit air, pada Rabu (22/10) sore
Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kelurahan Utan Kayu Selatan, Listia Yuniandita, mengatakan ambruknya dua jembatan tersebut juga disebabkan konstruksi yang sudah melebihi kapasitas beban.

“Turap Phb Utan Kayu Selatan bolong, sementara jembatan juga sudah melebihi beban. Akibatnya jembatan warga rubuh,” ujar Listia di lokasi, Kamis (23/10).
Tidak ada korban dalam peristiwa tersebut, namun dua kepala keluarga yang rumahnya terhubung dengan jembatan kini harus menggunakan akses lain untuk sementara waktu.
Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) telah dikerahkan untuk membersihkan puing-puing jembatan yang menghambat aliran air.
Sebanyak 20 petugas PPSU terlibat dalam proses pembersihan yang diperkirakan berlangsung selama dua pekan.
Setelah proses pembersihan selesai, Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur akan memperbaiki turap yang longsor.
Sementara pembangunan jembatan baru akan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat setempat.
“Kami berharap ke depannya warga tidak lagi membangun jembatan dengan kapasitas melebihi beban,” ujarnya. (SN)









