SENTANANEWS.COM, Jakarta – Warga RW 04 Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, menyambut pergantian Tahun Baru 2026 dengan menggelar doa bersama.
Kegiatan ini sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Aceh, Sumatra Barat dan Sumatra Utara.

Ketua RW 04 Dukuh, Tri Wulantoro mengatakan kegiatan doa bersama ini menjadi momentum refleksi sekaligus kepedulian sosial di tengah suasana pergantian tahun.
“Pergantian tahun 2025 ke 2026 ini kami isi dengan doa bersama. Sebab, sebagian saudara-saudara kita sedang tertimpa musibah dan dalam suasana duka. Doa dipimpin oleh sembilan ustadz besar di wilayah RW 04,” kata Tri, Rabu (31/12) malam.
Ia menjelaskan, doa bersama tersebut dipanjatkan untuk meringankan beban masyarakat di daerah terdampak bencana, sekaligus memohon perlindungan agar wilayah Dukuh dan sekitarnya dijauhkan dari musibah serupa.
“Semoga daerah-daerah yang terkena bencana bisa diberikan kekuatan dan bebannya diringankan oleh Allah SWT, serta kita semua yang ada di sini dilindungi dari bencana,” ujarnya.
Tri juga mengungkapkan bahwa sebagian warga RW 04 turut menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban bencana di Sumatra, meski tidak secara resmi mengatasnamakan satu komunitas tertentu.
“Ada warga yang membantu melalui beberapa titik. Ini murni kepedulian warga terhadap saudara-saudara kita yang terkena musibah,” katanya.
Terkait pelaksanaan kegiatan malam tahun baru, Tri menyebut setiap RW di wilayah Dukuh telah berkoordinasi melalui tiga pilar kewilayahan.
Namun, kata dia, RW 04 memilih konsep doa bersama sebagai bentuk penyambutan tahun baru yang lebih khidmat.
“Setiap RW punya kegiatan masing-masing. Khusus RW 04, kami fokus pada doa bersama yang dipimpin para ustaz, agar di tahun yang akan datang dijauhkan dari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Menurut Tri, tradisi doa bersama saat pergantian tahun telah menjadi agenda rutin di RW 04 dan selalu mendapat dukungan penuh dari 16 RT.
“Alhamdulillah warganya selalu guyub dan kompak. Pengurus RT, RW, LMK, dan warga selalu bersatu membangun kehidupan bermasyarakat,” katanya.
Tri berharap tahun 2026 membawa kondisi yang lebih baik bagi masyarakat dan bangsa Indonesia, khususnya dijauhkan dari segala macam bencana.
“Harapan kami, di tahun 2026 warga RW 04, mungkin sama pada umumnya bisa hidup lebih tenang, lebih bahagia, lebih sejahtera, dan jauh dari bencana,” kata Tri. (SN).









