JSENTANANEWS.COM, Jakarra – Jelang musim hujan, warga Cakung Barat, Jakarta Timur, mulai resah bukan main. Mereka kompak mendesak pemerintah agar segera ngebut membangun embung—waduk kecil penahan air—yang dianggap jadi penyelamat utama dari ancaman banjir langganan.
Camat Cakung yang baru seminggu duduk di kursi jabatan, Rohmad, langsung disambut tumpukan keluhan warga. Meski begitu, ia berusaha tetap kalem.

“Keluhan warga akan kami pelajari dan kami koordinasikan dengan unit teknis,” ujarnya, Senin (17/11).
Soal apakah rencana embung itu sudah ada atau belum, Rohmad mengaku masih gelap. Tapi ia menegaskan siap mendukung jika memang jadi kebutuhan warga.
“Kalau memang dibutuhkan warga, saya setuju. Ini demi kemaslahatan bersama,” tegasnya.
Sementara di lapangan, suara warga makin kencang. Ali Naib, yang sudah 30 tahun tinggal di kawasan itu, menyebut pemerintah tak boleh menunda lagi.
“Lokasinya sudah diprogramkan. Pemerintah harus segera bangun! Jangan sampai banjir besar tahun 2020 terulang,” tegasnya.
Siti Rahayu (45), warga RT 02/RW 07, juga ikut angkat suara.
“Saya setuju banget embung dibangun. Musim hujan sudah dekat, jangan sampai rakyat kecil jadi korban lagi,” katanya.
Warga yang menempati lahan rencana pembangunan, Karo-Karo, bahkan menyatakan rela mendukung penuh demi kepentingan bersama.
Dari tingkat kota, Wali Kota Jakarta Timur Munjirin ikut mendorong percepatan.
“Saya setuju embung dibangun. Ini demi warga agar tak terdampak banjir. Akan saya dorong ke Dinas SDA,” tegasnya.
Lurah Cakung Barat Yasir Habib tak mau ketinggalan. Ia menegaskan bahwa pengendalian banjir itu penting.
“Kami dukung penuh dan siap bantu dari sisi wilayah,” ujarnya.
Ketua RT 02/RW 07, Ahmad Nur (Enung), mendesak agar pemerintah bergerak lebih cepat.
“Saya sangat setuju embung dibangun segera. Warga juga siap dilibatkan biar cepat beres,” katanya.
Warga sudah bersuara, pejabat wilayah sudah siap bergerak. Harapannya, embung di Cakung Barat tak cuma jadi wacana, tapi benar-benar berdiri sebagai benteng utama sebelum hujan besar datang. (SN)









