SENTANANEWS.COM, Jakarta – Kapal induk Garibaldi yang merupakan hibah dari Pemerintah Italia akan ditampilkan dalam parade laut dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI pada 4 Oktober 2026.
Kapal tersebut baru diterima Indonesia setelah berlayar dari Italia pada 24 Agustus 2026.
Garibaldi akan tampil bersama sejumlah alat utama sistem senjata (alutsista) TNI dalam rangkaian sailing pass menjelang puncak peringatan HUT ke-81 TNI.
Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Muhammad Nas mengatakan Garibaldi akan menjadi salah satu kapal yang ditampilkan dalam parade laut.
“Nanti dalam pelaksanaan naval parade juga akan ditampilkan di situ kapal induk yang saat ini namanya Garibaldi, hibah dari Pemerintah Itali yang sudah diterima kemarin. Nanti akan ditampilkan juga pada saat sailing pass,” ujar Nas kepada awak media digekaran TNI Fair 2026, Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (19/9).
Selain Garibaldi, sejumlah pesawat tempur juga akan dilibatkan dalam rangkaian parade, di antaranya pesawat tempur Rafale.
Puncak peringatan HUT ke-81 TNI dijadwalkan berlangsung di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada 5 Oktober 2026.
Presiden RI Prabowo Subianto direncanakan hadir sebagai inspektur upacara.
Nas mengatakan lebih dari 51 ribu personel TNI akan terlibat dalam rangkaian parade dan defile. TNI juga mengerahkan lebih dari 900 alutsista serta sejumlah unsur pendukung, termasuk kuda dan anjing K-9.
Rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI telah dimulai melalui TNI Fair 2026 yang berlangsung di kawasan Monas pada 19-20 September 2026.
Kegiatan tersebut terbuka gratis bagi masyarakat dan menghadirkan pameran alutsista, layanan kesehatan, olahraga, festival musik, serta berbagai kegiatan edukasi. TNI juga menyediakan makanan gratis bagi masyarakat.
Sebanyak 15 ribu paket makanan disiapkan pada hari pertama dan 30 ribu paket pada hari kedua dengan melibatkan dapur lapangan TNI serta pelaku UMKM.
“Ini merupakan show of force dari TNI, menunjukkan kemampuan, kekuatan, profesionalisme, dan kesiapan TNI dalam mempertahankan negara,” kata Nas. (SN)














