Menu

Dark Mode
HUT ke-81 RI, Ditjenpas Jakarta Fasilitasi Operasi Katarak 20 Ormas Gabung FORMAS, Hashim Bicara MBG Kontraktor Tagih Pembayaran Proyek SPPG, Klaim BGN Tunggak hingga Rp800 Miliar Michelle Wibowo Mangkir dari Panggilan Polisi, Laporan Natalia Rusli Berlanjut Kasus Dugaan Masuk Pekarangan Tanpa Izin yang Menjerat Japriyanto Naik ke Penyidikan Bantah Prabowo Hina Wartawan dan LSM, Fauka : Itu Penjelasan Modus Intelijen Asing

Internasional

KBRI Dili Selidiki WNI yang Tewas di Timor Leste

badge-check

KBRI Dili Selidiki WNI yang Tewas di Timor Leste Perbesar

SENTANANEWS.COM, JAKATTA- Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Dili akan terus berkoordinasi dengan aparat Timor Leste, Polres Belu dan Satuan tugas pengamanan perbatasan (Satgas Pamtas) RI untuk proses penyelidikan kasus warga Indonesia asal NTT yang tewas di wilayah Timor Leste.

“KBRI Dili akan terus berkoordinasi dengan aparat Timor Leste, Polres Belu, dan Satgas Pamtas RI terkait proses penyelidikan lebih lanjut,” kata Direktur Pelindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha sebagaimana dilansir ANTARA di Jakarta, Rabu.

Judha menyebutkan bahwa KBRI Dili pada 17 Agustus 2025 telah menerima informasi tentang WNI asal Kabupaten Belu-NTT yang teqas dengan luka tembak di Fatumea Suai, Distrik Covalima, Timor Leste.

Judha menjelaskan bahwa berdasarkan koordinasi antara KBRI Dili dengan Polres Belu dan Satgas Pamtas RI, diperoleh informasi bahwa pada 16 Agustus 2025, sejumlah 20 WNI masuk ke Hutan Fatumea, yakni wilayah Timor Leste untuk berburu hewan liar, seperti babi hutan dan ayam hutan.

Mereka melintasi perbatasan tanpa melalui jalur resmi atau pemeriksaan imigrasi. Ke-20 WNI tersebut kemudian berpisah dalam 4 kelompok.

Pada tengah malam, terdengar suara tembakan. Para WNI kemudian berlari ke arah perbatasan RI-Timor Leste.

Setelah itu, diketahui seorang WNI berinisial AB tidak kembali ke wilayah Indonesia. Setelah pencarian dilakukan pada keesokan harinya, AB ditemukan meninggal dengan luka tembak. Jenazah AB kemudian dibawa ke Atambua.

Sejak hilangnya AB, pihak keluarga dan rekan AB tidak menginformasikan peristiwa tersebut, baik kepada otoritas Indonesia maupun Timor Leste. Seluruh proses evakuasi juga dilakukan sendiri oleh keluarga.

Proses penyelidikan juga sulit dilakukan karena pihak keluarga menolak dilakukan otopsi. “Saat ini jenazah sudah dimakamkan keluarga,” kata Judha.

Terkait peristiwa tersebut, pihak otoritas Timor Leste telah menghubungi pihak KBRI Dili untuk meminta informasi lebih lanjut.

KBRI Dili akan terus berkoordinasi dengan aparat Timor Leste, Polres Belu, dan Satgas Pamtas RI untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu, warga Indonesia pun diimbau untuk tidak melakukan aktivitas berburu dengan melintas perbatasan RI-Timor Leste secara ilegal. (ant/SN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
1

Jadi Penasihat Kota Riyadh, Anies Sebut Jakarta Mulai Diperhitungkan Dunia

17 May 2026 - 10:54 WIB

SBY Minta PBB Hentikan Penugasan UNIFIL di Lebanon

5 April 2026 - 07:26 WIB

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)/Facebook

Ngundang Tokoh Pro Israel Peter Berkowitz, NU Khilaf

28 August 2025 - 12:29 WIB

Gempa 6,1 Magnitudo Guncang Turki, Tak Ada Korban WNI 

11 August 2025 - 17:32 WIB

WNI yang Bertemu Kelompok Oposisi Myanmar dapat Amnesti

20 July 2025 - 13:08 WIB

Trending on Internasional