Menu ✖

Breaking News

POLITIK

Penangkap “Ratu Narkoba” Dewi Astutik, Suyudi Kini Jadi Kapolri

badge-check

Penangkap “Ratu Narkoba” Dewi Astutik, Suyudi Kini Jadi Kapolri Perbesar

SENTANANEWS.COM, Jakarta – Suyudi Ario Seto resmi menjabat sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10).

Suyudi kini menyandang pangkat Jenderal Polisi setelah mendapat kenaikan pangkat dari sebelumnya Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi. Ia menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Sebagai Kapolri baru, eks Kapolda Banten itu imengatakan langkah awal yang akan dilakukannya adalah konsolidasi internal dan mengevaluasi berbagai program yang telah dijalankan pimpinan Polri sebelumnya.

Program yang dinilai baik akan dilanjutkan, sedangkan aspek yang masih perlu diperbaiki akan menjadi bagian dari pembenahan ke depan.

“Kami akan melihat hal-hal yang mungkin masih bisa ditindaklanjuti. Yang masih cukup baik kita akan lanjutkan dan yang masih perlu diperbaiki kita akan perbaiki,” ujar Suyudi.

Suyudi mengatakan peningkatan pelayanan publik menjadi salah satu fokus kepemimpinannya. Ia juga menekankan penegakan hukum yang adil serta upaya mendekatkan Polri dengan masyarakat.

“Kami akan mengedepankan upaya-upaya peningkatan pelayanan publik, penegakan hukum yang adil, dan berupaya untuk bisa lebih dekat kepada masyarakat,” kata Suyudi.

Suyudi juga menyebut sejumlah persoalan yang menjadi perhatian Presiden Prabowo, di antaranya pemberantasan narkotika, penyelundupan, dan judi daring.

Menurut Suyudi, Prabowo berulang kali mengingatkan Polri agar persoalan yang menjadi keresahan masyarakat tersebut mendapat perhatian serius.

“Bapak Presiden selalu mengingatkan, terutama terkait masalah narkotika, penyelundupan, judi online, dan hal-hal lain yang menjadi keresahan di tengah masyarakat,” ujar Suyudi.

Suyudi lahir di Jakarta pada 14 Juli 1973 dan merupakan lulusan Akademi Kepolisian 1994. Sebelum ditunjuk sebagai Kapolri, ia menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak 25 Agustus 2025 lalu.

Salah satu prestasinya adalah menangkap buronan Dewi Astuti alias Warni. Dewi merupakan aktor intelektua penyelundupan 2 ton sabu senilai sekitar Rp5 triliun.

Dewi adalah jaringan Golden Triangle, yang digagalkan di Kepulauan Riau pada Mei 2025. Ia juga buronan Korea Selatan.

Dan saat ini, ia akan berduet dengan Komisaris Jenderal Wahyu Hadiningrat yang saat ini sebagai Wakil Kapolri.

Wahyu Hadiningrat lahir di Bandung pada 4 Juni 1970 dan merupakan lulusan Akpol 1992. Sebelum dilantik ia menjabat Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran. (SN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Trending on POLITIK