Menu

Dark Mode
Lahan Jadi Vihara dan Sekolah, Korban Tagih Progres Penyidikan ke Bareskrim Dokumen Baru Masuk, Bareskrim Disebut Dalami Laporan Linda Susanti TNI Kerahkan 30 Ribu Prajurit Tangani Bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar Kemhan Persempit Gerak Sindikat Nikel: Penyelundupan Terbongkar di Weda Bay Grand Final Tari Nusantara 2025 Usai, Pangdam Jaya: Budaya Adalah Identitas Bangsa Linda Laporkan Penyitaan Rp700 Miliar ke Dewas KPK

Hukum

Kanwil HAM DK Jakarta Panen Pujian Usai Turun Tangan Bereskan Kisruh Menteng Pulo

badge-check


					Kanwil HAM DK Jakarta Panen Pujian Usai Turun Tangan Bereskan Kisruh Menteng Pulo Perbesar

SENTANANEWS.COM, Jakarta  – Kisruh relokasi warga Menteng Pulo yang sudah bertahun-tahun kayak benang kusut akhirnya mulai nemu ujungnya.

Bukan karena sulap, tapi karena Kanwil KemenHAM DK Jakarta turun tangan langsung jadi penengah. Aksi cepat mereka bikin warga dan mahasiswa angkat jempol.

Selama ini, polemik relokasi itu mandek terus. Warga ngomong ke siapa bingung, pemerintah daerah juga serba kaku.

Begitu Kanwil HAM masuk jadi jembatan komunikasi, suasana yang tadinya panas mulai adem. Warga akhirnya punya ruang bicara, pemerintah daerah juga punya jalur resmi buat duduk bareng tanpa tensi.

Serangkaian audiensi digelar, meja perundingan bolak-balik dipakai. Hasilnya? Kesepakatan relokasi yang lebih manusiawi dan jelas soal hak-hak warga. Warga bilang, baru kali ini mereka merasa nggak diabaikan.

Ketua LMND Jakarta, Betran, yang sejak awal mengawal advokasi warga, blak-blakan memuji langkah Kanwil.

“Kami sangat bersyukur, Kanwil jadi perantara komunikasi yang jelas. Mereka menjamin HAM warga terpenuhi dengan baik,” kata Betran di Jakarta, Selasa (25/11).

Ia bilang peran Kanwil bukan cuma formalitas. Bukan datang foto-foto terus pulang.

“Kewenangan HAM perlu diperluas. Jangan cuma ngawasi, tapi juga bisa eksekusi kalau ada pelanggaran. Biar negara kerasa hadirnya,” tambahnya.

Dari kubu warga, pujian juga nggak kalah deras. Ronald, warga Menteng Pulo yang ikut proses negosiasi, mengaku pendampingan Kanwil bikin semua tahapan jauh lebih transparan.

“Dengan Kanwil HAM Jakarta, warga dibantu sampai benar-benar dapat haknya,” ujar Ronald.

Ia cerita warga sempat trauma lantaran pengalaman relokasi sebelumnya penuh ketidakpastian. Tapi kini beda.

“Kami nggak merasa berjuang sendirian. Kanwil ngawal dari awal sampai akhir. Rasanya lega,” katanya.

Ronald bahkan menyampaikan terima kasih khusus kepada pimpinan Kanwil.

“Terima kasih kepada Kepala Kanwil. Kami cuma bisa doakan yang terbaik,” ucapnya tulus.

Ia berharap pola pendampingan macam ini bisa diterapkan di daerah lain yang nasibnya mirip.

“Semoga Kanwil HAM Jakarta bisa bantu kasus-kasus sejenis di tempat lain,” harapnya.

Pujian dari mahasiswa sampai warga ini jadi bukti harapan masyarakat terhadap negara masih tinggi—apalagi ketika bicara soal hak asasi dan kepastian nasib kelompok yang rentan tersapu proyek pembangunan kota.(SN)

Read More

Lahan Jadi Vihara dan Sekolah, Korban Tagih Progres Penyidikan ke Bareskrim

10 December 2025 - 08:23 WIB

Dokumen Baru Masuk, Bareskrim Disebut Dalami Laporan Linda Susanti

10 December 2025 - 08:12 WIB

Linda Laporkan Penyitaan Rp700 Miliar ke Dewas KPK

4 December 2025 - 15:36 WIB

Isu Polisi Bisa Sadap Tanpa Izin Hakim Dibantah DPR: “Hoaks Besar Itu!”

25 November 2025 - 12:36 WIB

BNN Obok-obok Kampung Narkoba Berlan, 25 Pelaku Diciduk, 4 Bandar Besar Kabur!

25 November 2025 - 11:04 WIB

Trending on Hukum