Menu

Dark Mode
Kuasa Hukum Laporkan Kepala SDN Malaka Jaya ke Polda Metro Jaya Eks Tim Mawar Ungkap Strategi Prabowo Gabung BoP untuk Dukung Kemerdekaan Palestina Garda Mawar Beri Beasiswa hingga S1 untuk 11 Anak Yatim Korban Longsor Bandung Barat BPKP Kawal Pemprov DKI Menuju Jakarta Kota Global HKTI Kucurkan Rp1 Miliar untuk Korban Bencana, Dorong Mitigasi Berbasis Pertanian 21 Mahasiswa STIK Angkatan 83 Turun ke Lapangan, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Aceh Barat

Megapolitan

Kuburan Jadi Permukiman 3 Dekade, Pemkot Jaktim Akhirnya Turun Tangan!

badge-check


					Kuburan Jadi Permukiman 3 Dekade, Pemkot Jaktim Akhirnya Turun Tangan! Perbesar

SENTANANEWS.COM, Jakarta — Pemandangan rumah berdiri di atas makam sudah puluhan tahun terjadi di TPU Kebon Nanas dan TPU Kober Rawa Bunga, Jatinegara. Ironisnya ada warga yang mengklaim sudah tinggal 20 sampai 30 tahun di lahan kuburan itu.

Namun kini, Pemkot Jakarta Timur memastikan seluruh permukiman di dua TPU tersebut bakal ditertibkan.

Langkah ini diambil karena Jakarta tengah dilanda krisis lahan makam. Dari seluruh TPU yang ada, 69 di antaranya sudah penuh dan tak lagi mampu menampung jenazah baru.

Sekretaris Kota Jakarta Timur Eka Darmawan menyebut, terdapat 280 KK atau 517 jiwa yang menempati dua TPU tersebut. Mereka tinggal di atas lahan yang seharusnya diperuntukkan untuk pemakaman.

“Kami minta dikembalikan lahan yang mereka gunakan selama 20 tahun, bahkan ada yang 30 tahun,” ujar Eka di Jatinegara, Jumat (21/11).

Eka menegaskan lahan itu harus kembali ke fungsi asalnya sebagai tempat pemakaman. Harapannya, ketersediaan makam di Jakarta Timur kembali mencukupi, sehingga keluarga yang berduka tidak perlu lagi berburu liang lahat hingga ke wilayah lain.

Sosialisasi pertama digelar bagi warga Cipinang Besar Selatan yang tinggal di area TPU Kebon Nanas.

“Kalau ada warga meninggal, mencari lahan makam itu sulit sekali. Padahal di lokasi tersebut sebenarnya lahan TPU,” tambahnya.

Meski begitu, penertiban tidak dilakukan secara mendadak. Warga akan direlokasi ke Rusunawa, anak-anak sekolah akan difasilitasi untuk pindah ke sekolah dekat lokasi baru, dan pelaku UMKM yang berjualan di area kuburan akan dipindahkan ke Lokbin binaan Pemkot.

Eka berharap warga memahami bahwa kebijakan ini bukan semata penggusuran, tetapi langkah penyelamatan ruang pemakaman di Jakarta.

“Ini demi mengembalikan fungsi TPU sebagaimana mestinya. Ini menyangkut ketersediaan makam di DKI Jakarta,” tegasnya.(SN)

Read More

Pasca Relokasi Warga, TPU Kebon Nanas Siap Tampung 2.000 Jenazah

8 February 2026 - 09:05 WIB

Candaan Pramono ke JK: Kepala Daerah Kerja dengan Pikiran, Bukan Sekadar Turun ke Gorong-gorong

8 February 2026 - 05:15 WIB

Pemprov DKI Pastikan Pembangunan Embung Cakung Barat Dimulai 2026

27 January 2026 - 15:21 WIB

Banjir Satu Meter Kembali Rendam Cakung Barat, Warga Menunggu Solusi Permanen

27 January 2026 - 13:14 WIB

TOC ke-16 MH Thamrin Dibuka, Ruang Adu Prestasi Sekaligus Cegah Tawuran

25 January 2026 - 11:45 WIB

Trending on Megapolitan