SENTANANEWS.COM, Jakrta – Aksi tawuran di kawasan Jakarta Timur kayaknya memang enggak ada matinya. Bukannya tidur nyenyak, warga justru dikejutkan duel bebas para pemuda yang membawa senjata tajam, Sabtu (15/11/2025) dini hari.
Lokasinya tepat di depan Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jalan Dewi Sartika, Kramat Jati.

Dalam rekaman video yang berseliweran di media sosial, dua kelompok pemuda tampak brutal saling serang. Ada yang bawa celurit, parang, sampai cocor bebek (corbek).
Belum lagi bambu panjang dan lemparan batu beterbangan. Suasananya lebih mirip adegan film kolosal ketimbang jalan protokol.
Yang bikin geleng-geleng kepala, para pelaku seolah enggak takut sedikit pun sabetan senjata tajam. Duel pakai celurit kayak orang kebal.
Aksi tawuran di Jakarta Timur seperti ini sudah sering banget kejadian, tidak hanya menimbulkan luka tapi juga kematian.
Tapi entah kenapa, para pelaku tawuran selalu lolos radar aparat sebelum kejadian membesar. Kurang personel? Atau kurang peka? Hanya Tuhan dan kepolisian yang tahu.
Kanit Reskrim Polsek Kramat Jati, AKP Fadoli, membenarkan kejadian itu. Usai tawuran bubar, polisi langsung menyisir lokasi dan mengamankan sekitar 10 orang.
“Perannya cuma ikut-ikutan,” ujar Fadoli, Minggu (16/11/2025).
Saat diamankan, tidak ada satu pun dari mereka kedapatan membawa senjata tajam. Tapi polisi menemukan beberapa bilah sajam berserakan di pinggir jalan—diduga sengaja dibuang saat sirene patroli mendekat.
Karena tak ditemukan barang bukti melekat, para remaja itu cuma diberi pembinaan. Tidak ada laporan korban luka maupun korban jiwa. Polisi mengaku sudah mengecek TKP maupun keterangan para pemuda yang ditangkap. Hasilnya tetap nihil.
Sementara itu, warga sekitar cuma bisa berharap kejadian serupa tidak terus berulang, dan kawasan Jakarta Timur nihil tawuran. (SN)









