Menu

Dark Mode
Kontraktor Tagih Pembayaran Proyek SPPG, Klaim BGN Tunggak hingga Rp800 Miliar Michelle Wibowo Mangkir dari Panggilan Polisi, Laporan Natalia Rusli Berlanjut Kasus Dugaan Masuk Pekarangan Tanpa Izin yang Menjerat Japriyanto Naik ke Penyidikan Bantah Prabowo Hina Wartawan dan LSM, Fauka : Itu Penjelasan Modus Intelijen Asing Eksepsi Ditolak, Sidang Ratu Terduga Penipuan Investasi Rp5 Miliar Berlanjut Diduga Cacat Administrasi, SHGB Bukit Podomoro Duren Sawit Diminta Diblokir

Megapolitan

Rusun Belum Beres, Penggusuran Warga TPU Kebon Nanas Ditahan Dulu

badge-check

Rusun Belum Beres, Penggusuran Warga TPU Kebon Nanas Ditahan Dulu Perbesar

SENTANANEWS.COM, Jakarta – Pemerintah Kota Jakarta Timur menegaskan penertiban rumah warga yang berdiri di atas lahan TPU Kebon Nanas belum akan dilakukan sekarang.

Alasannya, pemerintah masih menunggu kesiapan rumah susun (rusun) sebagai tempat relokasi.

“Penindakannya nanti kalau rusun sudah siap dari perumahan atau Sudin PRKP,” ujar Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, di Kantor Kecamatan Cakung, Senin (24/11).

Ia menegaskan, pemerintah tidak akan melakukan pengosongan sebelum rusun benar-benar siap dihuni. Penataan juga dipastikan berjalan perlahan.

“Tidak tergesa-gesa, bertahap,” tambahnya.

Soal kabar warga cuma dikasih waktu dua minggu untuk angkat kaki, Munjirin memastikan itu belum keputusan final.

Menurutnya, tenggat tersebut baru sekadar info awal saat sosialisasi.

“Warga memang mengeluh karena dianggap terlalu cepat dikasih dua minggu, ya sudah tidak apa-apa, itu bagian dari sosialisasi,” jelasnya.

Munjirin juga menegaskan warga ber-KTP DKI akan ditawarkan unit rusun agar tidak tinggal tanpa tempat jelas.

“Untuk warga yang KTP-nya DKI, kita tawari rusun,” ucapnya.

Lalu ketika ditanya apakah sudah ada deadline pengosongan?

Munjirin menjawab pemerintah masih mengikuti tahapan yang sudah disosialisasikan.

“Tenggat waktu ya sesuai sosialisasi kemarin. Nanti kita lihat kondisinya gimana,” katanya.

Pemprov DKI sebelumnya menyatakan akan mengembalikan fungsi lahan TPU Kebon Nanas dan TPU Kober Rawa Bunga yang puluhan tahun berubah jadi permukiman.

Nantinya, area lahan itu dibuka lagi menjadi petak makam baru, untuk mengatasi krisis lahan pemakaman di Jakarta.

Diketahui, Pemkot telah menyiapkan dua Rusunawa sebagai tempat relokasi, yakni Pulo Jahe dan Rawa Bebek.

Data awal mencatat sekitar 280 KK atau 517 jiwa tinggal di lahan TPU Kebon Nanas dan TPU Kober Rawa Bunga.

Penertiban dilakukan karena 69 TPU milik Dinas Pertamanan dan Hutan Kota sudah penuh, sebagian bahkan hanya melayani pemakaman sistem tumpang.(SN).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
1

Bantah Prabowo Hina Wartawan dan LSM, Fauka : Itu Penjelasan Modus Intelijen Asing

25 July 2026 - 15:29 WIB

Gelar Aksi di DPR, Mahasiswa PTKIN Minta Kejaksaan Berbenah

10 July 2026 - 11:32 WIB

Lapas Narkotika Jakarta Gagalkan Penyelundupan 12 Paket Narkoba dalam Oseng Cumi

25 June 2026 - 06:49 WIB

Rutan Bandung Perketat Pengawasan, Ancam Sanksi Napi yang Simpan Ponsel dan Terlibat Narkoba

19 June 2026 - 06:02 WIB

MA Insan Cendekia Nusantara Resmi Berdiri, Cetak Generasi Berakhlak dan Mendunia

6 June 2026 - 14:07 WIB

Trending on Megapolitan