Menu

Dark Mode
YARA Minta KPK Ambil Alih Dugaan Korupsi Beasiswa Aceh, Nama Bupati Aceh Timur Disorot Kasus Dugaan Perselingkuhan Seret Nama Bupati Aceh Timur ke Mabes Polri Rutan Bandung Perketat Pengawasan, Ancam Sanksi Napi yang Simpan Ponsel dan Terlibat Narkoba Mantan Ketua Himapol Dukung Pengesahan RUU Polri Ormas se-Madiun Raya Nyatakan Dukungan untuk Prabowo, Siap Kerahkan Ribuan Relawan Lapas Narkotika Jakarta Gagalkan Dua Wanita Selundupkan Narkoba di Alat Kelamin

Megapolitan

Rusun Belum Beres, Penggusuran Warga TPU Kebon Nanas Ditahan Dulu

badge-check


					Rusun Belum Beres, Penggusuran Warga TPU Kebon Nanas Ditahan Dulu Perbesar

SENTANANEWS.COM, Jakarta – Pemerintah Kota Jakarta Timur menegaskan penertiban rumah warga yang berdiri di atas lahan TPU Kebon Nanas belum akan dilakukan sekarang.

Alasannya, pemerintah masih menunggu kesiapan rumah susun (rusun) sebagai tempat relokasi.

“Penindakannya nanti kalau rusun sudah siap dari perumahan atau Sudin PRKP,” ujar Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, di Kantor Kecamatan Cakung, Senin (24/11).

Ia menegaskan, pemerintah tidak akan melakukan pengosongan sebelum rusun benar-benar siap dihuni. Penataan juga dipastikan berjalan perlahan.

“Tidak tergesa-gesa, bertahap,” tambahnya.

Soal kabar warga cuma dikasih waktu dua minggu untuk angkat kaki, Munjirin memastikan itu belum keputusan final.

Menurutnya, tenggat tersebut baru sekadar info awal saat sosialisasi.

“Warga memang mengeluh karena dianggap terlalu cepat dikasih dua minggu, ya sudah tidak apa-apa, itu bagian dari sosialisasi,” jelasnya.

Munjirin juga menegaskan warga ber-KTP DKI akan ditawarkan unit rusun agar tidak tinggal tanpa tempat jelas.

“Untuk warga yang KTP-nya DKI, kita tawari rusun,” ucapnya.

Lalu ketika ditanya apakah sudah ada deadline pengosongan?

Munjirin menjawab pemerintah masih mengikuti tahapan yang sudah disosialisasikan.

“Tenggat waktu ya sesuai sosialisasi kemarin. Nanti kita lihat kondisinya gimana,” katanya.

Pemprov DKI sebelumnya menyatakan akan mengembalikan fungsi lahan TPU Kebon Nanas dan TPU Kober Rawa Bunga yang puluhan tahun berubah jadi permukiman.

Nantinya, area lahan itu dibuka lagi menjadi petak makam baru, untuk mengatasi krisis lahan pemakaman di Jakarta.

Diketahui, Pemkot telah menyiapkan dua Rusunawa sebagai tempat relokasi, yakni Pulo Jahe dan Rawa Bebek.

Data awal mencatat sekitar 280 KK atau 517 jiwa tinggal di lahan TPU Kebon Nanas dan TPU Kober Rawa Bunga.

Penertiban dilakukan karena 69 TPU milik Dinas Pertamanan dan Hutan Kota sudah penuh, sebagian bahkan hanya melayani pemakaman sistem tumpang.(SN).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Rutan Bandung Perketat Pengawasan, Ancam Sanksi Napi yang Simpan Ponsel dan Terlibat Narkoba

19 June 2026 - 06:02 WIB

MA Insan Cendekia Nusantara Resmi Berdiri, Cetak Generasi Berakhlak dan Mendunia

6 June 2026 - 14:07 WIB

Pencurian Kabel PJU Kian Marak, Satgas Tangkap Pelaku di Basura

1 June 2026 - 09:51 WIB

PT Antam Tebar 20 Hewan Kurban untuk Warga dan Stakeholder Jakarta Timur

26 May 2026 - 05:34 WIB

Pemkot Jaktim Sulap Kolong Flyover Jadi Arena Tinju

8 May 2026 - 13:10 WIB

Trending on Megapolitan