SENTANANEWS.COM, Jakarta – Suku Dinas Sosial Jakarta Timur memberikan bantuan kepada tiga anak di bawah umur yang viral di media sosial di Kelurahan Pisangan Timur, Kecamatan Pulo Gadung.
Bantuan diberikan setelah petugas mengunjungi kediaman keluarga tersebut pada Senin, 5 Oktober 2026.
Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Timur Agata Bayu Putra mengatakan bantuan berupa kebutuhan makanan dan perlengkapan anak.
“Bantuan yang diberikan berupa bubur bayi, biskuit, pampers, serta mainan atau boneka,” kata Agata.
Lebih lanjut Agata menerangkan, bahwa ketiga anak tersebut merupakan anak Wirawan Santoso dan Mega Suci Rahmawati. Keduanya memiliki enam anak.
Saat petugas berkunjung, Mega tidak berada di lokasi dan disebut telah meninggalkan Wirawan dan anak-anaknya sekitar enam bulan terakhir.
Wirawan saat ini tidak memiliki pekerjaan tetap dan bekerja serabutan. Menurut Agata, kebutuhan keluarga itu juga selama ini mendapat perhatian dari lingkungan sekitar.
“Pengurus RT 13 RW 10 dan warga sekitar juga kerap memberikan bantuan kepada keluarga tersebut, terutama berupa makanan dan pakaian,” kata dia.
Selain itu, persoalan lain yang dihadapi keluarga tersebut adalah dokumen kependudukan.
Pasalnya pasutri tersebut tidak tercatat menikah secara resmi sehingga anak-anak mereka mengalami kendala dalam pengurusan Kartu Identitas Anak (KIA) dan akta kelahiran.
Kondisi itu, kata Agata, membuat anak-anak tersebut belum dapat didaftarkan dalam program bantuan sosial Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Dinas Sosial DKI Jakarta kini berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta serta Kelurahan Pisangan Timur untuk mengurus identitas anak-anak tersebut.
“Koordinasi dilakukan agar selanjutnya anak-anak tersebut mendapatkan identitas DKI Jakarta dan dapat memperoleh bantuan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” ujar Agata.(SN)
Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial memperlihatkan tiga anak balita yang disebut hidup terlantar di jalanan.
Dalam unggahannya, pemilik akun menyebut ibu ketiga anak tersebut meninggalkan mereka, sedangkan ayahnya hanya bekerja serabutan.
“Tiga anak perempuan ini kabarnya tidur dan BAB di jalanan. Ibunya kabur, bapaknya disebut ga waras, makan dari sisa makanan di tong sampah,” tulis pengunggah.
Hingga berita ini ditulis, video tersebut telah mendapat 322 komentar, dibagikan sebanyak 4.500 kali, dan disukai 15.200 pengguna media sosial. (SN).














