SENTANANEWS.COM, Jakarta — Astagfirullah… Tawuran di Jakarta Timur benar-benar nggak ada habisnya!
Kali ini lebih gila lagi—dua kelompok remaja saling serang yang diduga terjadi di depan Polres Metro Jakarta Timur, lokasi yang harusnya paling aman dari segala macam ulah bocah barbar.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @warungjurnalis, tampak gerombolan remaja—yang diperkirakan masih bau kencur—saling kejar sambil ngibasin celurit dari ukuran pendek sampai yang panjang kayak pedang film silat.
Di malam hari itu, celurit-celurit tersebut melayang ke udara dan diayunkan ke arah lawan tanpa rasa takut, seolah jalanan depan kantor polisi berubah jadi arena perang gladiator.
Akun @kaktustigapagi langsung nyelekit menyinggung Kapolres Jaktim:
“@Alfiannurizal.id ini persis di depan kantor yang setiap hari bapak datangi untuk bekerja. Gimana Pak? Apa depan Polres bisa jadi taman bermain gangster begitu?”
Bukan cuma itu, netizen lain juga meluapkan kekesalannya.
Akun @pernando_ngl menggerutu:
“Padahal depannya Polres Jakarta Timur ya, kenapa gak dicomot-comotin gitu pelaku tawurannya. Hadeuh.”
Awak media sudah mengonfirmasi peristiwa video viral ini ke Kapolres Metro Jakarta Timur, Alfian Nurrizal dan Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dicky Fertoffan.
Namun hingga berita ini ditulis belum ada keterangan dari orang nomor satu di kepolisian Jaktim tersebut, terkait insiden memalukan yang terjadi di depan hidung aparat itu.
Sementara berdasar catatan SentanaNews.com menunjukkan tawuran di Jakarta Timur memang makin meresahkan. Dalam sebulan terakhir saja, tiga kali bentrokan antarremaja terjadi.
Terbaru, muncul video tawuran dua kelompok remaja di TPU Kober, Jatinegara, Minggu (2/11) sore.
Lalu, tawuran kembali pecah di kawasan Kampung Pulo, Jatinegara, Jumat (14/11/2025) malam. Dari operasi kepolisian di lokasi tersebut, petugas mengamankan tujuh pemuda dan enam senjata tajam. (SN)









