Menu

Dark Mode
HUT ke-81 RI, Ditjenpas Jakarta Fasilitasi Operasi Katarak 20 Ormas Gabung FORMAS, Hashim Bicara MBG Kontraktor Tagih Pembayaran Proyek SPPG, Klaim BGN Tunggak hingga Rp800 Miliar Michelle Wibowo Mangkir dari Panggilan Polisi, Laporan Natalia Rusli Berlanjut Kasus Dugaan Masuk Pekarangan Tanpa Izin yang Menjerat Japriyanto Naik ke Penyidikan Bantah Prabowo Hina Wartawan dan LSM, Fauka : Itu Penjelasan Modus Intelijen Asing

Ekonomi Bisnis

HKTI Kucurkan Rp1 Miliar untuk Korban Bencana, Dorong Mitigasi Berbasis Pertanian

badge-check

HKTI Kucurkan Rp1 Miliar untuk Korban Bencana, Dorong Mitigasi Berbasis Pertanian Perbesar

SENTANANEWS.COM, Jakarta — Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai lebih dari Rp1 miliar kepada korban bencana di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, dan Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Penyaluran bantuan dilakukan usai Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Dewan Pimpinan Nasional HKTI di kantor HKTI, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa, 10 Februari 2026.

Selain bantuan logistik, HKTI juga menggelar pasar murah menjelang Ramadan 1447 Hijriah.

Ketua Umum DPN HKTI Sudaryono mengatakan bantuan tersebut merupakan respons atas dampak bencana sekaligus upaya menjaga stabilitas pangan.

“Hari ini kami menyalurkan bantuan ke Bandung Barat dan Pemalang serta menggelar pasar murah,” kata Sudaryono, didampingi Sekretaris Jenderal HKTI Abdul Kadir Karding.

HKTI mengirimkan 10 truk bantuan, masing-masing lima truk ke Bandung Barat dan lima truk ke Pemalang, dengan nilai total lebih dari Rp1 miliar.

Bantuan difokuskan pada kebutuhan darurat, seperti pangan dan perlengkapan dasar.

Selain penanganan darurat, HKTI menyatakan akan terlibat dalam proses rehabilitasi pascabencana, khususnya pemulihan lahan pertanian yang terdampak banjir dan longsor.

“Kami akan mengawal rehabilitasi lahan, termasuk mendorong penanaman tanaman keras di lahan miring untuk mengurangi risiko bencana,” ujar Sudaryono.

Ia menilai minimnya tanaman keras di kawasan rawan menjadi salah satu faktor yang memperparah banjir dan longsor.

Karena itu, HKTI berencana mendorong penanaman kopi serta tanaman buah seperti durian dan kelengkeng yang memiliki perakaran dalam sebagai bagian dari mitigasi bencana berbasis pertanian.

Menurut Sudaryono, penanganan bencana perlu dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya pada fase tanggap darurat, tetapi juga rehabilitasi dan mitigasi agar bencana tidak berulang.

Pelepasan bantuan dilakukan oleh jajaran DPN HKTI melalui program HKTI Peduli untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak di Bandung Barat dan Pemalang. (SN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
1

Kontraktor Tagih Pembayaran Proyek SPPG, Klaim BGN Tunggak hingga Rp800 Miliar

7 August 2026 - 01:15 WIB

BPKP Minta Pengawasan Kredit Program Diperketat, Soroti Efektivitas Penyaluran

6 July 2026 - 13:36 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Alfamidi Bekasi Latih Warga Olah Jelantah Jadi Sabun

9 June 2026 - 12:32 WIB

Muhammad Dzuljabbar: Kolektor Action Figure yang Mengubah Hobi Jadi Cuan

23 May 2026 - 13:21 WIB

Anies: Ekonomi Tidak Baik-Baik Saja, Pemerintah Jangan Tutupi Fakta

20 May 2026 - 11:57 WIB

Trending on Ekonomi Bisnis