.

Menu ✖

Otomatis
Breaking News

HUKUM

Jokowi Dihadirkan ke PN Jaktim, Gus Nur : Enggak Datang, Saya Siap Jadi Tumbal!

badge-check

Jokowi Dihadirkan ke PN Jaktim, Gus Nur : Enggak Datang, Saya Siap Jadi Tumbal! Perbesar

SENTANANEWS.COM, Jakarta – Eks terpidana kasus penyebaran berita bohong, ujaran kebencian, dan pelanggaran UU ITE , Sugi Nur Raharja alias Gus Nur kembali menyatakan keyakinannya soal keaslian ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

Ia yakin jika ijazah Jokowi palsu dan menantang pihak yang dapat membawa dokumen aslinya ke pengadilan untuk membuktikannya.

Pernyataan itu disampaikan Gus Nur usai mendampingi Roy Suryo dalam agenda sidang eksepsi di PN Jakarta Timur, Kamis (24/9)

Ia mengatakan keyakinannya tersebut tidak berkaitan dengan aspek hukum, melainkan berdasarkan pengalaman yang pernah dialaminya ketika menjalani proses hukum terkait tudingan ijazah Jokowi.

“Keimanan saya mengatakan ijazah itu palsu. Itu intinya,” kata Gus Nur.

Gus Nur lalu menceritakan bahwa ketika dirinya pernah diperiksa Bareskrim, seorang penyidik mengatakan kepadanya bahwa ijazah Jokowi asli.

Namun, menurut dia, dokumen asli tersebut tidak pernah diperlihatkan kepadanya selama proses hukum.

“Penyidik mengatakan ke saya, ‘Gus, ijazahnya Pak Jokowi asli. Saya sudah ke rumahnya, sudah saya foto, sudah saya pegang, asli.’ Tapi cuman ngomong, tidak ditunjukkan ke saya,” ujarnya.

Gus Nur juga mengatakan selama proses persidangan yang pernah dijalaninya, dokumen yang ditunjukkan kepadanya hanya berupa foto kopi.

“Foto kopi. Dan waktu itu Presiden Republik Indonesia ketujuh nggak pernah hadir sidang,” kata dia.

Gus Nur meyakini Jokowi juga tidak akan hadir dalam persidangan Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Ia mengatakan keyakinan itu didasarkan pada pengalamannya ketika menjalani proses hukum sebelumnya.

“Nggak bakal datang. Keyakinan saya nggak bakal datang,” ujar Gus Nur.

Ia kemudian menantang pihak yang dapat menghadirkan ijazah asli Jokowi di pengadilan. Gus Nur bahkan menyatakan bersedia mencium kaki orang yang berhasil membawa dokumen tersebut.

“Kalau ada yang bisa mendatangkan ijazah aslinya di pengadilan, saya cium kakinya,” katanya.

Gus Nur juga menyatakan siap menanggung konsekuensi dari keyakinannya tersebut. Ia mengatakan dirinya tidak keberatan jika harus menjadi tumbal.

“Nggak apa-apa, saya jadi tumbal nggak apa-apa,” ujarnya.

Ia kembali menegaskan tantangannya dengan menyebut kesediaannya mencium kaki siapa pun yang dapat menghadirkan ijazah asli Jokowi ke pengadilan.

“Seandainya benar, nggak apa-apa, saya jadi tumbal, saya kehilangan kehormatan nggak apa-apa, saya cium kakinya. Siapapun tanpa terkecuali,” kata Gus Nur.

Sebelumnya, Jokowi menyatakan bakal datang ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur, dalam sidang pembuktian Dokter Tifa maupun Roy Suryo. Ia juga akan menunjukkan ijazah asli dihadapan majelis hakim.

Kehadiran Jokowi disampaikan kuasa hukum Jokowi Rivai Kusumanegara usai menghadiri Sidang Dokter Tifa pada Kamis (17/9) lalu.

Menurut dia, Jokowi bakal datang ke PN Jakarta Timur, usai tiga saksi dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada tanggal 1 Oktober. Ketiganya adalah Andi kurniawan; Lechumanan dan Maret Samuel Sueken.

“Kemungkinan Pak Joko Widodo akan hadir di tanggal 8 di sidang berikutnya setelah tanggal 1, dan saya pastikan Pak Jokowi akan hadir,” ujar Rivai. (SN).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Trending on HUKUM