SENTANANEWSCOM, JAKARTA – Partai Politik tidak hanya sekadar kendaraan untuk memegang jabatan kekuasaan, melainkan juga menjadi jembatan antara rakyat dan negara.
Demikian dikatakan Ketua DPR-RI Puan Maharani dalam pidato Sidang Tahunan MPR-RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (15/8)

Menurut Puan dalam sistem demokrasi di Indonesia, sebagaimana diamanatkan konstitusi, partai politik memegang peran strategis dalam membentuk perwakilan rakyat
“Partai politik bukan sekadar kendaraan menuju kekuasaan, tetapi jembatan antara rakyat dan negara,” kata Puan.
Lebih lanjut Puan mengatakan, partai politik adalah institusi yang melahirkan para wakil rakyat dan mengusung presiden dan kepala daerah sebagai pejabat eksekutif.
Karenanya, Puan menegaskan bahwa partai politik memikul tanggung jawab besar sebagai guru kedaulatan rakyat. Pasalnya p<span;>artai politik bukan hanya struktur organisasi, tetapi institusi perjuangan yang seharusnya berdiri tegak di atas nilai integritas dan kepercayaan rakyat
“Sebab partai tanpa nilai perjuangan akan membawa kekuasaan kehilangan arah dan makna bagi rakyat,” terangnya.
Puan juga mengingatkan partai politik tidak boleh berhenti berbenah karena punya peran-peran strategis di atas.
Ia mengatakan, partai politik harus menjadi tempat lahirnya para pemimpin yang bukan hanya pandai berbicara.
“Tetapi juga mampu berpihak, bekerja, dan berani mengambil risiko demi kepentingan rakyat,” pungkas puan. (SN)









