Menu

Dark Mode
Berdalih Cari Kerja, Dua Pelaku Curanmor Diamankan Kasus Penipuan Rp 1,2 Miliar Berlarut, Dua Tahun Mengendap di Polres Jakarta Timur 1 Januari Deppen Dibubarkan Gusdur, Akhiri Pers Dikendalikan Negara Sambut Pergantian Tahun, RW 04 Dukuh Gelar Doa Bersama untuk Korban Bencana AGP Gelar Pasar Murah 2025 di Ratusan Titik, Bantu Jaga Daya Beli Warga Tak Bayar HPTU, 103 Kios Kena Coret

Megapolitan

Rusun Belum Beres, Penggusuran Warga TPU Kebon Nanas Ditahan Dulu

badge-check


					Rusun Belum Beres, Penggusuran Warga TPU Kebon Nanas Ditahan Dulu Perbesar

SENTANANEWS.COM, Jakarta – Pemerintah Kota Jakarta Timur menegaskan penertiban rumah warga yang berdiri di atas lahan TPU Kebon Nanas belum akan dilakukan sekarang.

Alasannya, pemerintah masih menunggu kesiapan rumah susun (rusun) sebagai tempat relokasi.

“Penindakannya nanti kalau rusun sudah siap dari perumahan atau Sudin PRKP,” ujar Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, di Kantor Kecamatan Cakung, Senin (24/11).

Ia menegaskan, pemerintah tidak akan melakukan pengosongan sebelum rusun benar-benar siap dihuni. Penataan juga dipastikan berjalan perlahan.

“Tidak tergesa-gesa, bertahap,” tambahnya.

Soal kabar warga cuma dikasih waktu dua minggu untuk angkat kaki, Munjirin memastikan itu belum keputusan final.

Menurutnya, tenggat tersebut baru sekadar info awal saat sosialisasi.

“Warga memang mengeluh karena dianggap terlalu cepat dikasih dua minggu, ya sudah tidak apa-apa, itu bagian dari sosialisasi,” jelasnya.

Munjirin juga menegaskan warga ber-KTP DKI akan ditawarkan unit rusun agar tidak tinggal tanpa tempat jelas.

“Untuk warga yang KTP-nya DKI, kita tawari rusun,” ucapnya.

Lalu ketika ditanya apakah sudah ada deadline pengosongan?

Munjirin menjawab pemerintah masih mengikuti tahapan yang sudah disosialisasikan.

“Tenggat waktu ya sesuai sosialisasi kemarin. Nanti kita lihat kondisinya gimana,” katanya.

Pemprov DKI sebelumnya menyatakan akan mengembalikan fungsi lahan TPU Kebon Nanas dan TPU Kober Rawa Bunga yang puluhan tahun berubah jadi permukiman.

Nantinya, area lahan itu dibuka lagi menjadi petak makam baru, untuk mengatasi krisis lahan pemakaman di Jakarta.

Diketahui, Pemkot telah menyiapkan dua Rusunawa sebagai tempat relokasi, yakni Pulo Jahe dan Rawa Bebek.

Data awal mencatat sekitar 280 KK atau 517 jiwa tinggal di lahan TPU Kebon Nanas dan TPU Kober Rawa Bunga.

Penertiban dilakukan karena 69 TPU milik Dinas Pertamanan dan Hutan Kota sudah penuh, sebagian bahkan hanya melayani pemakaman sistem tumpang.(SN).

Read More

Berdalih Cari Kerja, Dua Pelaku Curanmor Diamankan

9 January 2026 - 02:11 WIB

Sambut Pergantian Tahun, RW 04 Dukuh Gelar Doa Bersama untuk Korban Bencana

1 January 2026 - 07:44 WIB

AGP Gelar Pasar Murah 2025 di Ratusan Titik, Bantu Jaga Daya Beli Warga

18 December 2025 - 01:28 WIB

Tak Bayar HPTU, 103 Kios Kena Coret

17 December 2025 - 00:56 WIB

Jaktim Fest 2025 Sisipkan Doa Bersama untuk Korban Bencana Sumatera

29 November 2025 - 13:57 WIB

Trending on Megapolitan