SENTANANEWS.COM, Jakarta – Warga RT 15/02, Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur, sangat menyayangkan sikap Pemerintah Kota Jakarta Timur yang bakal menggusur tempat tinggal mereka.
Pasalnya mereka telah menetap tinggal di atas laham TPU Kebon Nanas selama 27 tahun atau hampir 3 dekade.

Bahkan, dari 96 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di sana telah memiliki identitas resmi berupa kartu tanda penduduk (KTP) DKI Jakarta.
“Paling yang tidak memiliki KTP DKI Jakarta, satu atau dua persen doang. Itu juga mereka ngontrak,” ujar Ketua RT 15/02 Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur, Sumiati, Sabtu (22/11).
Bahkan, lanjutnya, mereka aktif ikut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta dan Pemilu. Warga juga mengklaim telah memilih Pramono Anung di Pilkada Jakarta 2024.
“Iya (ikut) memilih… dan 80–90 persen itu pilih Pak Pramono Anung,” ungkapnya.
Tak hanya itu, pada Pemilu legislatif warga juga banyak memberi suara kepada Putra Nababan dari fraksi PDIP.
“Karena selama ini dia dekat sama warga, mau dengar keluhan,” tambahnya.
Karenanya warga berharap kegelisahan warga yang tinggal di atas lahan TPU Kebon Nanas bisa sampai ke telinga gubernur.
“Karena kemarin kita pilih Pak Pramono Anung semua,” ujarnya lagi.
Sebelumnya diberitakan, Pemkot Jakarta Timur berencana menertibkan permukiman di atas lahan TPU Kebon Nanas untuk mengembalikan fungsi lahan pemakaman yang semakin sempit.
Pasalnya dari 69 TPU milik Dinas Pertamanan dan Hutan Kota sudah penuh dan banyak yang hanya melayani pemakaman sistem tumpang. Sementara hanya sembilan TPU yang masih dapat digunakan untuk pemakaman.
“Kami minta dikembalikan lahan yang digunakan mereka yang selama ini dijasikan tempat tinggal,” pungkasnya. (SN









