Menu

Dark Mode
Berdalih Cari Kerja, Dua Pelaku Curanmor Diamankan Kasus Penipuan Rp 1,2 Miliar Berlarut, Dua Tahun Mengendap di Polres Jakarta Timur 1 Januari Deppen Dibubarkan Gusdur, Akhiri Pers Dikendalikan Negara Sambut Pergantian Tahun, RW 04 Dukuh Gelar Doa Bersama untuk Korban Bencana AGP Gelar Pasar Murah 2025 di Ratusan Titik, Bantu Jaga Daya Beli Warga Tak Bayar HPTU, 103 Kios Kena Coret

Megapolitan

Sudah Pilih Pramono, Warga TPU Kebon Nanas Jaktim Kini Dibayangi Gusuran

badge-check


					Sudah Pilih Pramono, Warga TPU Kebon Nanas Jaktim Kini Dibayangi Gusuran Perbesar

SENTANANEWS.COM, Jakarta – Warga RT 15/02, Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur, sangat menyayangkan sikap Pemerintah Kota Jakarta Timur yang bakal menggusur tempat tinggal mereka.

Pasalnya mereka telah menetap tinggal di atas laham TPU Kebon Nanas selama 27 tahun atau hampir 3 dekade.

Bahkan, dari 96 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di sana telah memiliki identitas resmi berupa kartu tanda penduduk (KTP) DKI Jakarta.

“Paling yang tidak memiliki KTP DKI Jakarta, satu atau dua persen doang. Itu juga mereka ngontrak,” ujar Ketua RT 15/02 Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur, Sumiati, Sabtu (22/11).

Bahkan, lanjutnya, mereka aktif ikut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta dan Pemilu. Warga juga mengklaim telah memilih Pramono Anung di Pilkada Jakarta 2024.

“Iya (ikut) memilih… dan 80–90 persen itu pilih Pak Pramono Anung,” ungkapnya.

Tak hanya itu, pada Pemilu legislatif warga juga banyak memberi suara kepada Putra Nababan dari fraksi PDIP.

“Karena selama ini dia dekat sama warga, mau dengar keluhan,” tambahnya.

Karenanya warga berharap kegelisahan warga yang tinggal di atas lahan TPU Kebon Nanas bisa sampai ke telinga gubernur.

“Karena kemarin kita pilih Pak Pramono Anung semua,” ujarnya lagi.

Sebelumnya diberitakan, Pemkot Jakarta Timur berencana menertibkan permukiman di atas lahan TPU Kebon Nanas untuk mengembalikan fungsi lahan pemakaman yang semakin sempit.

Pasalnya dari 69 TPU milik Dinas Pertamanan dan Hutan Kota sudah penuh dan banyak yang hanya melayani pemakaman sistem tumpang. Sementara hanya sembilan TPU yang masih dapat digunakan untuk pemakaman.

“Kami minta dikembalikan lahan yang digunakan mereka yang selama ini dijasikan tempat tinggal,” pungkasnya. (SN

Read More

Berdalih Cari Kerja, Dua Pelaku Curanmor Diamankan

9 January 2026 - 02:11 WIB

Sambut Pergantian Tahun, RW 04 Dukuh Gelar Doa Bersama untuk Korban Bencana

1 January 2026 - 07:44 WIB

AGP Gelar Pasar Murah 2025 di Ratusan Titik, Bantu Jaga Daya Beli Warga

18 December 2025 - 01:28 WIB

Tak Bayar HPTU, 103 Kios Kena Coret

17 December 2025 - 00:56 WIB

Jaktim Fest 2025 Sisipkan Doa Bersama untuk Korban Bencana Sumatera

29 November 2025 - 13:57 WIB

Trending on Megapolitan